Sahabatku Berubah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Persahabatan, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 27 February 2014

hay.. Nama aku aisyah zahra.. Aku duduk di kelas satu sekolah menengah pertama, tepatnya di smp 16 jakarta. Aku sangat senang bisa bersekolah di sekolah itu, karena aku mempunyai banyak teman yang sangat baik padaku, walau aku adalah sosok anak yang pendiam..
Oh yah.. Aku duduk bersama sahabat aku, namanya syhifa.. Dia orangnya baik sama aku. Tapi.. Entah kapan dan bagaimana dia sekarang berubah..
Ia tidak seperti syhifa yang dulu.. Syhifa yang selalu ceria sama aku, mau berbagi ilmu dikala kita sedang kesulitan menjawab soal, yang selalu mau mendengar keluhanku dan tersenyum ketika melihat kebahagiaanku.. Namun… Kini semua berbalik.. Syhifa sekarang selalu marah sama aku entah apa sebabnya.. Namun aku mencoba sabar! Tapi kesakitanku terlalu dalam terpendam.. Dia selalu menyinggungku, menuduhku yang tidak tidak.. Bahkan ia pernah bilang bahwa aku adalah anak bodoh dan jelek!
Ingin rasanya aku berlari sekencang mungkin ke tempat yang sepi, agar aku dapat menangis sekeras mungkin.. Bukan karena ia mengatai aku jelek dan bodoh.. Tapi karena aku kehilangan sahabat baik yang kini menadi buruk..
Biarlah.. Cukup aku dan tuhanlah yang tahu kesakitan ini.. Biarlah aku yang merasakan betapa perihnya mempunyai seorang sahabat..

Kini kuputuskan tuk tidak berteman lagi denganya.. Karena aku tidak dapat menahan lagi banyaknya pedang yang menghantamku ketika ia berucap padaku.. Hanya senyuman yang ku kirimkan padanya ketika ia melihatku, walau balasannya hanyalah raut muka yang menyimpan seribu dendam padaku..
Aku yakin.. Saat perpisahan nanti, dia akan sadar.. Bahwa aku selalu menyayanginya dan takkan pernah aku melupakannya sebagai orang yang telah mengisi hari hariku dengan tawa.

Selesai

Cerpen Karangan: Zahra Al Zalsabilah
Facebook: zahra

Cerpen Sahabatku Berubah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Piala Untuk Nara (Part 2)

Oleh:
“Kakak. Ini ada lomba ya, kakak ikut ya” pinta sang adik ketika membaca selembaran brosur yang ia temukan di kotak semir kakaknya. “Lomba apa dek” tanya sang ibu “Lomba

Air Nasib

Oleh:
“Eh, gimana kabarnya tentang air nasib lo?” tanya Zekri kepada Awan, teman dekatnya. Awan memang seringkali menggantungkan nasibnya pada kran air. Unik memang. Jika ia memutar putaran kran air

Ketika Sahabat Menjadi Musuh

Oleh:
Pagi itu, Rachel bangun dengan semangat 45.. ia mandi lalu berpakaian, pagi itu dia memakai tank top pink berbalut cardigan warna abu abu dan celana pendek berbahan kain, selesai

Janji Arga

Oleh:
Ayu terjaga dari tidurnya ketika ia mendengar ada suara berisik dari arah dapur. Tangannya bergerak mencari hp di meja di samping tempat tidurnya. Ayu menatap layar hp nya. “Oh,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Sahabatku Berubah”

  1. sahda says:

    Hai, aku sahda. Aku juga punya pengalaman yang sama kaya kakak. Skrng aku kelas 7. Umurku masih 11 th. Dulu, pas SD aku sering dibully. Bahakan dimanfaatin sama temen sahabat. Sekarang pas kelas 7 jg masih. Kak, aku mau berbagi cerita juga. Klo mau, kakak bisa kunjungi instagram aku @she_sahda. Kakak tinggal bilang aja sama aku. Intinya, sahabat adalah musuh terbesar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *