Sayonara… Ayra Chan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 20 June 2016

Aku tak tahu.. kapan aku bisa mengulang kenangan itu… tetapi aku tahu.. suatu saat nanti kenangan itu bisa terulang kembali

“Masato…. ayo cepat”
“iya mama.. sebentar”
Hari ini adalah hari pertamaku bersekolah kembali di Indonesia, setelah 10 tahun yang lalu. Namaku, Yamaguchi Masato, yaa ayahku adalah orang Jepang, sedangkan ibuku orang Indonesia

“hati-hati Masato… baik-baik di sekolah barumu” ibuku menepuk pundakku, setelah ia mengantarkanku dari ruang kepala sekolah. Aku pun mengikuti wali kelasku, masuk ke dalam sebuah kelas.

“baiklah anak-anak sekalian, hari ini kita kedatangan murid baru, ayo perkenalkan diri”
“perkenalkan nama saya Yamaguchi Masato, kalian bisa memanggil saya Yamaguchi atau Yama saja.. mohon bantuannya” aku pun membungkukkan badan selazimnya di Jepang. Lalu, aku dipersilahkan duduk.

Saat istirahat, beberapa anak laki-laki mendekatiku dan mengajakku bergabung di klub basket karena menurut mereka tinggiku sangat memenuhi.
“Ayra.. bantulah kami berbicara dengannya, kamu kan bisa bahasa Jepang, lagi pula dia hanya senyum-senyum saja saat kami berbicara” lalu, seorang gadis yang mereka panggil Ayra itu mendekatiku dan mengajakku berbicara dalam bahasa jepang, wah.. aku tidak menyangka, bahasa jepang gadis ini sangat bagus. Tapi, aku seperti mengingat sahabat kecilku saat melihatnya, nama mereka sama bahkan wajahnya pun sangat mirip.

Sepertinya, aku tidak pernah bisa berhenti memikirkan gadis itu… ia sungguh-sungguh sangat mirip dengan Ayra chan, sahabat kecilku. Setiap hari aku selalu memperhatikannya, dan aku semakin yakin… bahwa dia adalah Ayra chan, karena ia memiliki kalung yin dan yang seperti punyaku. Yin nya berada padanya, dan Yang nya berada padaku.

Ah… darah itu… kembali menetes, dokter berkata bahwa waktuku tidak lama lagi. Inilah alasan terbesarku untuk pindah kembali ke Indonesia. Aku ingin melihat Ayra chan sebelum aku pergi.

Hari ini kepalaku terasa sangat sakit, aku yakin, inilah waktunya, aku sudah tidak sanggup lagi. Kutitipkan surat dan kalung yang ku untuk Ayra, serta kutitipkan 1000 tsuru kepada Ayra. Semoga kamu bahagia Ayra chan. Sayonara, Ayra chan.

Cerpen Karangan: Kartika Nur Khasana
Facebook: Kartika Nur Khasana

Cerpen Sayonara… Ayra Chan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Merajut Mimpi

Oleh:
“LINE LINE.” smartphone Yumna terus saja berbunyi, padahal hari sudah masuk tengah malam. “Yeay orderan lagi!” teriaknya gembira begitu membaca pesan yang masuk. Dengan sigap jari-jarinya menari di atas

Aku Memaafkanmu Sahabatku

Oleh:
‘Ca, plis maafin aku!’ kata-kata yang selalu terngiang di telinga ku, semenjak sahabat kesayanganku Rena meninggal. Sebelumnya, kenalkan aku, Amanda Melysta Maisandra… Kisah ini terjadi pada ku sekitar tahun

Kembang Api Buat Maya

Oleh:
Hari ini sekolah sudah mulai masuk kembali, setelah kemarin liburan semesteran sekaligus tahun baru, dua minggu di rumah bagaikan tiga hari saja, tak terasa karena liburan kemarin setiap hari

Putri dan Putra

Oleh:
Hujan turun dengan lebatnya, suasana dingin tapi menyejukkan. Aku dan keluarga sedang berkumpul menonton televisi. Kebersamaan yang selalu aku rindukan setiap sudah berada di kos. Orangtuaku bekerja sebagai karyawan

Bunda

Oleh:
Aku masih tidak percaya apa yang sedang ku lihat sekarang. Selembar kertas ulangan yang di sana tertera nilai 70. Kenapa nilai ulanganku jelek sekali? Biasanya aku selalu mendapat nilai

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *