Senyumku Akan Menantimu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 8 April 2014

Aku tertegun ketika melihat sekelilingku. Yaps… rasa maluku tiba-tiba muncul kembali. Ku tundukkan wajahku dengan hati-hati. Kenapa Tuhan bisa memberiku cobaan ini..?

‘ANAK TUKANG KEBUN YANG GAK TAU MALU’. Ya, kalimat itulah yang muncul dalam papan tulis kelasku.
Ku gerakan kaki ini untuk segera menghapus tulisan itu. Ku dengar seisi kelas mencibir. Biarlah… toh aku sudah tahu tulisan ini ditujukan untukku.
“Huh…” sorakan mereka yang seketika itu membuat hatiku semakin panas. Namun ku mantapkan hatiku agar tetap tegar. Lagian aku sudah terbiasa kan…?
Huff… aku harus sabar, aku nggak boleh ngelawan mereka. Tau diri dong… aku tuh siapa? Cuma anak tukang kebun sekolah yang nggak sebanding dengan mereka.

Pagi itu, mendung menggelayuti lukisan langit yang tadinya cerah. Kurasakan kewas-wasanku ketika Bu Okky, wali kelasku membawa seorang gadis yang sangat cantik. Ya Tuhan, apakah dia akan menambah jumlah orang yang membenciku…?
“Anak-anak kalian akan dapat teman baru, ayo perkenalkan dirimu!”
“Nama saya Almira Amitha. Kalian bisa memanggil saya Mira”
“Sudah, Mira? Sekarang kamu duduk di sebelah Alya!”

Aku terkejut. Apa aku tidak salah dengar? Biasanya semua guru mengucilkan ku, sama dengan semua teman di kelasku. Ya seharusnya aku memang mendengarkan nasehat orangtuaku agar tidak bersekolah di sini. Karena SMP ini memang khusus untuk kaum elit saja. Apa boleh buat, itulah keegoan yang sedang menguasaiku waktu itu hingga akhirnya aku menjadi menderita karena keegoanku sendiri.

“Nama kamu siapa?” kata Almira membuyarkan lamunanku.
“Alya.”
“Aku udah tau, aku cuma pengen tau nama pnjang kamu”
“Alya Imla Fiqih” jawabku dengan volume yang lirih, takut diejek karena kejelekan namanya.
“Wah bagus banget aku suka nama kamu” pekiknya kegirangan.
Kurasakan kenikmatan atas pujian itu. Namun aku tidak tahu mengapa Almira tiba-tiba pingsan. Aku terkejut dan ku duga semua orang pasti menyalahkan ku.
Ku coba angkat tubuhnya, namun semua orang tak menghendaki ku ditepisnya janganku oleh mereka. Lalu mereka beramai-ramai membawa Almira ke UKS. Kuikuti mereka dari belakang. Lalu kuintip jendela UKS itu.
Terenyuh… hatiku tiba-tiba. Kemudian aku kehilangan kendali dan ambruk di lantai. Ya Tuhan kenapa kau cabut nyawa satu-satunya yang ku punya di sekolah ini…
Dalam ingatanku yang masih bekerja walau samar-samar “AKU AKAN MENJADI SENYUM YANG SELALU KAU NANTI”

Cerpen Karangan: Awaliyah Nurul
Facebook: Awaliyah nurul istiqomah
Sekolah di SMP N 2 JATIBARANG, BREBES.

Cerpen Senyumku Akan Menantimu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sebuah Harapan

Oleh:
Gelap. Sangat gelap. Yang ku lihat hanya kegelapan. Ini di mana? Mengapa aku bisa berada di sini? “Aulyn!” ku dengar ada yang memanggil namaku. Siapa itu? “Aulyn!” suara yang

Hujan Dalam Gelap

Oleh:
Rintik air menari di jemariku. Aku memandang langit berwarna kelabu sambil terus memainkan jari-jariku di tetesan hujan yang turun tanpa henti. Gelap, gelap! Ku katakan langit kelabu, ketika raja

Sepucuk Surat Untuk Papa

Oleh:
Pagi ini sangat dingin sekali. Cuaca sangat tidak bersahabat denganku. Karena hujan masih turun padahal sekarang sudah menunjukkan pukul 07.00 wib. “Ma, gimana nay mau berangkat ke sekolah kalau

Kasih Sayang Dalam Gelap

Oleh:
Nisa, begitulah orang-orang memanggilku. Aku lahir sebagai anak ke 2 dari dua bersaudara. Dari sejak aku lahir hingga saat ini semua kebutuhanku selalu terpenuhi, namun satu yang sampai saat

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *