Story Of My Life

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Korea, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 26 October 2016

Aku mengambil aba aba untuk menendang bola, kutendang bola itu sekeras kerasnya tapi sayang tendangan itu meleset dan bola itu menggelinding ke tengah jalan. Tanpa pikir panjang aku pun berlari mengambil bola tersebut, tanpa kusadari sebuah mobil melaju cepat ke arahku.
“Jaejoong awaaas” kudengar teriakan itu dan aku terdorong ke tepi jalan dan setelah itu semuanya gelap.

Beberapa jam kemudian aku membuka mataku dan menyadari aku berada dalam suatu tempat yang tak asing lagi untukku. Yah, aku berada di rumah sakit. Appa berdiri tegak di sampingku dengan tatapan sendu, nuna juga tak berhenti menangis. Aku sangat bingung sebenarnya apa yang terjadi. Aku pun bertanya pada appa dan jawaban mengejutkan keluar dari mulutnya. “Saudara kembarmu meninggal, jaekyung meninggal” setidaknya itulah yang kudengar dari mulut appa yang membuatku begitu terpukul.

Kuambil segenggam bunga dan kutaburkan perlahan di atas peristirahatan terakhirnya. Kuelus nisan itu dengan penuh rasa sedih dan menyesal. Kenapa bukan aku saja yang meninggal? Kenapa dia yang sehat harus pergi secepat ini? Kenapa bukan aku yang tak berguna ini?

Kupukul keras tempat tidurku, kejadian itu teringat kembali. Jaekyung, aku merindukanmu. Sudah 6 tahun ini kau tinggalkan aku dan tak lama setelah kejadian itu penyakitku bertambah parah, bahkan aku harus menetap di rumah sakit sejak kelas 6 SD. Hari hariku begitu sepi dan sunyi hanya sesekali angin menyapaku lembut dari jendela. Hingga suatu hari ia datang dan membuat semuanya berubah.

Walau tak secara langsung, tapi aku bisa merasakan semua perhatian dan kasih sayangnya. Aku mengenalnya dari jejaring sosial, dia selalu ada dan selalu mengerti aku. Aku sangat nyaman dengannya, canda dan tawanya selalu menghiburku. Hingga suatu saat ia sangat sibuk dan tak sempat berkomunikasi denganku, itu membuatku merasa kehilangannya dan jadi sering drop dan mengalami koma yang cukup lama. Aku pun sudah mulai pasrah dengan apa yang akan terjadi pada diriku.

Aku merasa tahun ini adalah tahun terakhirku. 14 desember 2012, aku memintanya datang dan akan mengirimkan tiket agar ia bisa datang kesini. Tapi dia tidak bisa karena harus mempersiapkan ujian akhir sekolah, aku benar benar sedih mendengarnya padahal aku sangat mengharapkan ia hadir di acara ulang tahun terakhirku.

Firasatku ternyata benar, ini adalah tahun terakhirku. Aku mengalami koma selama 3 bulan, dokter sudah menyerah dan keluargaku pun pasrah. Aku bangun dari koma beberapa hari dan berharap ada kabar darinya, tapi ternyata tak ada. Aku pun mulai memutuskan untuk melewati hari hari bahagia bersama keluargaku. Tak lama setelah itu aku kembali tak sadarkan diri dan akhirnya menghembuskan nafas terakhirku pada tanggal 13 februari 2013.

Terima kasih untuk kau yang telah bantu ceriakan hari hariku yang sebelumnya sangatlah suram.

Cerpen Karangan: Ummu Hanny
Facebook: Ummu Hanny
Cirebon, 02 maret 1998
Domisili cirebon

Cerpen Story Of My Life merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Remember Me

Oleh:
“Chan Baek-ah! Kau di mana?” Kata gadis berambut sepaha itu sedang mencari temannya. “Kkk–” laki-laki itu terkekeh sambil menahan tawa di balik semak-semak. “Baek-ah! aku cape, kita istirahat dulu

Aelan

Oleh:
Aura bahagia dan berseri-seri nampak memancar dari wajah seorang gadis kecil. Dengan seragam putih-merah, dia melangkah pasti sambil mengayun-ayunkan tangannya. Dalam hatinya bertaburan kegembiraan sebab baru kali ini dan

Dibalik Jeruji Besi

Oleh:
Terlihat seorang Mahasiswi yang baru pulang setelah melakukan PKL berupa melakukan sensus penduduk di Desa Sayang kecamatan Jatinangor. Perempuan berkacamata itu bernama Nisa Nurguspadita, seorang Mahasiswi jurusan Statistika Universitas

Aku Rela Ibu

Oleh:
Resya, nama yang diberikan oleh orangtuanya sejak kecil. Resya sudah berusia 18 tahun. Resya memiliki seorang adik laki-laki yang bernama Andi, dan kini dia sedang duduk di bangku SMP.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *