Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Buku Dunia Peri

Siang itu, Luna sedang membaca buku di perpustakaan. Perpustakaan pribadi milik Ibunya, yang kemudian diberikan kepada Luna. Luna selalu mengunci pintu perpustakaan kalau dia sedang membaca. Karena Luna tak mau ada seorang...

Aku Dia Tak Sama

Dentingan piano lagu Für Elise karangan Ludwig van Beethoven selalu ku dengar setiap ku memasuki rumah sepulang sekolah. Ya gadis anggun yang tengah melentikkan jarinya ke material putih hitam itu adekku namanya Mona, dia...

Perempuan Penembus Hujan

Hujan masih meninggalkan jejak pelariannya di tanah ini. Kharisma berbalut angin sepoi yang menerbangkan asa tiap individu. Jejak pelarian hujan, bagaimanapun jua, akan tercium bahkan oleh mikroorganisme di luar cakupan mikroskop...

No Others (Part 1)

Hai,ini cerpen perdana! Memang ada sentuhan korea nya sedikit ^^ mungkin ada typo(kesalahan pengetikan) dan adegan-adegan yang kurang greget, mianhae(maaf).. Masih percobaan. Yang udah mampir, baca ya? Nah kalo udah baca,...

Aku Selalu Menyayangimu

Berulang kali ku menghela nafas. Sudah lebih dari lima belas menit aku terkurung di dalam sekolah karena hujan deras sedang mengguyur belahan bumi tempat ku berpijak. Entahlah, meski sudah selama ini menunggu aku tetap menginginkan...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

2 Responses to Surat Untuk Idolaku

  1. Annisa Nur Fitriani 21 August, 2013 at 4:19 am | | Reply

    =’) aku bangga punya temen kayak kamu.. love you vinna =* =)

  2. Dwina 9 April, 2014 at 3:43 pm | | Reply

    Bagus bgt

Leave a Reply