Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Ketika Si Anak Yatim Memiliki Ayah

Bel istirahat berbunyi. Setiap penghuni kelas pergi keluar untuk melakukan kegiatan mereka; membeli makanan, memakan bekal atau hanya sekedar berjalan-jalan keliling sekolah mencari angin segar. “ke WC yuk!” ajak Reni...

Surat Untuk Idaman

Sengaja aku buat surat ini untuk kenang-kenangan kepada keluargaku kelak. Siapa tahu, ya siapa yang bisa tahu persis jumlah umurku ini? Aku bisa baca tulis, dan tentu harus kupergunakan sebaik-baiknya. Saat mulutku tak mampu...

Pagi yang Tak Cerah

Pagi ini tak begitu cerah. Aku berdiri tak jauh dari ranjangku sambil melihat tubuhku yang terbaring koma di atas ranjang rumah sakit itu. Kulihat juga mama yang duduk di samping tubuhku sambil menggenggam tangan kananku...

Mutiara Hitam

“tidak nduk. Bapak tidak akan pernah mengizinkan kamu pergi ke kota”, ujar lelaki setengah tua itu sambil menegguk kopinya. Pak Mardi namanya. “tapi Pak, Sekar ingin sekali memperbaiki perekonomian kita. Di kota, banyak...

Genteng Bocor

Menjelang senja pertama di awal tahun ini, rona mendung terlihat di atas langit Jakarta. Rintik hujan mulai turun membasahi ranah ibukota. Di dalam rumah mungilnya, Pak Samad yang sudah berumur lawas itu merasakan penat di...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

2 Responses to Surat Untuk Idolaku

  1. Annisa Nur Fitriani 21 August, 2013 at 4:19 am | | Reply

    =’) aku bangga punya temen kayak kamu.. love you vinna =* =)

  2. Dwina 9 April, 2014 at 3:43 pm | | Reply

    Bagus bgt

Leave a Reply