Terimakasih Sahabatku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Persahabatan, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 29 May 2018

“Nasyaaaa!!!” suara itu setiap hari selalu terdengar di depan rumah. Yup! Itu adalah suara Sasa. Sasa dan Nasya adalah sahabat. Rumah mereka berdekatan, jadi setiap hari selalu berangkat dan pulang sekolah bersama.

“Eh Sasa!! sebentar ikat tali sepatu dulu.. yuk udah” mereka pun berjalan bersama menuju sekolah.

“Sasa, kok aku baru nyadar sih kalau kamu pakai jaket?” biasanya, Sasa tidak pernah mengenakan jaket.
“Aku cuma agak dingin.. btw, aku ke toilet dulu ya!”
“Oke!”

Sesampainya di toilet, Sasa pun mengeluarkan 3 obat tablet dan meminumnya. Ternyata, Sasa didiagnosa terkena penyakit kanker stadium 3.

Lama kelamaan, Kanker tersebut menggerogoti tubuh Sasa. Sekarang, tubuh Sasa semakin kurus dan rambutnya sudah gundul.

“Kamu kenapa tidak bilang kalau kamu kena kanker?” Nasya menangis melihat kondisi sahabatnya yang sekarat di Rumah Sakit.
“Enggak apa apa kok, jangan menangis terus!”
Sasa pun menghembuskan nafas terakhirnya. Suara tangis Nasya semakin kencang.

Di Pemakaman…
Nasya berbisik di nisan sahabatnya. “Terimakasih Sobat atas selama ini”

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Facebook: santi artha
Hai namaku Yacinta Artha Prasanti. Tolong coment di bawah ya..
terimakasih
IG: yacintaartha

Cerpen Terimakasih Sahabatku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Fara Sahabatku

Oleh:
Teet…!! tanda suara bel masuk terdengar di telinga kami yang masih berada di luar kelas. Karena takut dimarahi oleh pak Ratno, guru matematika kami yang killer, aku dan teman-teman

Biarkan Ku Kenang

Oleh:
“mah, aku berangkat dulu ya” ucap ku sambil mencium tangan mama ku “iya nak, belajar yang rajin ya” balasnya halus sambil tersenyum Aku mulai menaiki mobil avanza milik papa

Miss U Mom

Oleh:
Hari senin ibuku pulang dari Malaysia bersama ayahku. Aku segara menghampiri ibuku dan memeluknya. Aku tidak tahu ibuku mengidap penyakit apa, dan harus pulang ke tanah air. Namun ayahku

Tas Baru Dari Nenek

Oleh:
Pada hari minggu Nila dan neneknya pergi ke pasar dekat rumahnya. Ketika lewat toko-toko Nila melihat sebuah tas yang seperti boneka, akan tetapi itu bukan boneka tapi tas boneka

Sebuah surat terakhir sahabat ku

Oleh:
Aku hanya melamun saat berjalan menuju kelasku. Dengan tiba-tiba aku melihat Angel sedang merundukkan kepalanya, sepertinya dia sedih. “Angel, kamu kenapa?” tanyaku. “Gak apa-apa Kak, aku cuma sedih menunggu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Terimakasih Sahabatku”

  1. Shifa says:

    Uhh terharu tau cerpen persahabatannya tp bagus tingkatkan penulisannya ya
    Salam shifa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *