Tinggal Kenangan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 14 March 2017

“Kring kring kring!” Jam dering sudah berbunyi.
Saatnya aku mandi bersiap siap untuk Sekolah.

Di ruang makan…
“Zikha kamu jangan nakal ya sayang!” Nasehat Ibu
“Baik bu,” jawab Zhika.
Zhika menengok ke arah jam, “Aah sudah Jam 7 lewat.” Zhika berlari dari rumah ke Sekolah.
Tak lama kemudian, Zhika sampai di sekolah. Zhika melihat siswa sudah masuk kelas mereka masing masing.

Pada jam istirahat wajah Zhika terlihat pucat. Tania sahabat Zhika, melihat wajah Zhika yang pucat. Tania pun bertanya. “Apa kau baik-baik saja Zhik?”
“Ah, tidak. Aku tidak apa-apa kok.” Jawabnya lemas.
“Oh, begitu, ya sudah kalau kau sakit bilang saja padaku.” Saran Tania.
“Tentu.” Jawab Zhika singkat.

Tiba-tiba, pada saat Tania ingin minum, Zhika terjatuh.
“Zhika…” Teriak tania.
Teman-teman di luar pun berlarian dan masuk kelas.
“Apa yang terjadi?” Tanya Zibran sang ketua kelas.
“Zhika jatuh pingsan.” Jawab tania.
“Kalau begitu ayo bawa dia ke UKS!” Seru Zibran, sembari memanggil murid lain untuk membantunya mengangkat Zhika.

Sudah beberapa jam Zhika pingsan. Tak lama kemudian ia sadar dari pingsannya.
Tiba-tiba, Bu Gita memasuki UKS. “Zhika sebaiknya kamu beristirahat dirumah.” Saran Bu Gita.
Zhika pun mematuhi saran Bu Gita.
“Oh iya Zhika, kamu akan diantar penjaga sekolah” kata Bu Gita.
“Tidak, Bu, aku akan jalan saja.” Tolak Zhika halus.
“Ya sudah, baiklah.” Jawab Bu Gita.

Zhika pun jalan pelan-pelan ke luar sekolahan. Saat di pertigaan, Zhika lemas sekali. Dan dari arah berlawanan, sebuah mobil menabrak Zhika. Zhika terpental dan kepalanya pecah. Orang-orang yang melihatnya pun membantu membawa Zhika ke rumah sakit. Dan ada juga yang berusaha menghubungi orangtua Zhika.

Sesampainya di rumah sakit, nyawa Zhika sudah tak tertolong. Keluarga Zhika pun menangis histeris. Tania yang mendengar kabar itu pun sedih. Sebagai sahabat, Tania juga terluka. Ia teringat kenangan indah di awal masuk sekolah. Saat pentas seni. Kenangan lucu waktu study tour ke monas dan masih banyak lagi hal indah yang mereka lalui bersama. Kini hal itu tinggal kenangan. Yang selamanya hanya akan menjadi kenangan.

Cerpen Karangan: Sila Septiyani
Hai namaku Sila. Ini cerpen pertamaku. Jangan lupa comment yaa… Terima kasih.

Cerpen Tinggal Kenangan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Andri

Oleh:
Andri adalah anak yang malas dan nakal. Setiap disuruh belajar, ia pasti menjawab “ah, aku lagi belajar” jawabnya. Padahal dia sedang membaca komik kesukaannya. Suatu hari, dia sedang perjalanan

Lelaki Berselimutkan Duka

Oleh:
Wajah itu sudah tak teramat asing bagiku, rautan wajah penuh wibawa dan tegas, terbingkai oleh rahang segi empatnya, terlihat ada ketegaran sikap dalam rona wajah itu. Diterangi oleh keremangan

Dalam Bayangan Eksekusi Mati

Oleh:
Di Kabupaten Sukoharjo yang berjarak sekitar 10 km sebelah selatan Kota Surakarta, tempat Presiden ke-7 Republik ini dilahirkan. Hiduplah seorang wanita yang pernah menjadi TKW bernama Merri Utami. Merri

Selamat Jalan Bibi

Oleh:
Aku terlentang di kamar rumah sakit Bunda dan Aku ( RS BA ). Sudah 3 hari aku berada di RS BA ini. Namaku Renata, lebih sering dipanggil Rena. Aku

Mom, I’ve Never Miss You More

Oleh:
Aku kadang benci memiliki seorang Ibu, yang seharusnya aku hormati. Tapi kadang aku munafik, aku jelas menyayanginya. Ibu. Aku benci menyebutnya begitu. Ibu itu seharusnya sempurna di kedua sudut

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Tinggal Kenangan”

  1. Gina says:

    Cerpennya bagus
    Semangat terus yah buat cerpennya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *