Tuhan, Aku Ingin Hidup Lebih Lama Lagi

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Kisah Nyata, Cerpen Persahabatan, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 13 June 2013

Nama gue Henny. Gue punya seorang temen, namanya nina. Dia punya penyakit leukimia, harapan buat dia hidup tipis banget. Kata dokter sih sisa waktu dia cuman tinggal 1 bulan lagi.
Aku sedih banget denger kata-kata itu dari dokter. Tiap hari, tiap malam, tiap pagi, tiap siang aku selalu mendoakan dia, agar di beri kesembuhan. Dan dia bisa ketawa seperti dulu lagi.

Semenjak dia sakit, kira-kira 6 bulan yang lalu. Itulah saat terakhir aku melihat senyumnya.
Tiap aku melihat wajahnya yang pucat, aku selalu meneteskan air mata.
Dia pernah bilang sesuatu ma aku “hen. Kalau nanti aku sudah ga ada lagi di dunia ini, harus kamu tau bahwa hanya kamu sahabat yang paling baik yang pernah aku miliki. Aku bahagia bisa kenal sahabat yang baik kaya kamu.”
“iyaa na. Aku sayang banget sama kamu. Kamu sayang ga sama kau?” jawab ku.
“aku sayang banget sama kamu hen” jwab nina.
“kalo kamu sayang sama aku kamu harus kuat yah. Jangan mau kalah sama penyakit.” tegasku sambil mengusap air mata nina.
Nina hanya mengangguk.
Kemudian aku memeluk nina, aku takut kehilangan nina.

Dalam doa ku selalu aku ucap “Ya Allah. kembalikan senyum manis nina. Aku rindu melihat senyum manis di pipinya. Mengapa kini hanya air mata yang ada di pipinya. Bukan senyum seperti dulu.

Suatu hari saat penyakit nina tambah parah aku sangat takut jika akhirnya nina meninggalkan aku. Aku selalu berdoa dalam shalat ku, agar nina selalu dilindungi dan cepat di bebaskan dari penyakitnya.
Namun, harapan ku sia-sia. Karena akhirnya nina di panggil oleh allah.
Aku tak kuasa menahan air mata ku, walau nina pernah berkata padaku “jika Aku Pergi, jangan nangis yah hen” hanya itu yang aku ingat. Namun, aku tak memperdulikannya lagi, karena aku merasa sangat kehilangan.

Setelah nina dimakamkan, aku ke rumah nina. Dan pergi ke kamarnya. Aku tak sengaja menemukan diarynya di dalam laci. Aku pun membacanya.

“dear diary. Aku takut banget, aku punya penyakit leukimia. Dan kata dokter aku sudah ga bisa sembuh. Dan hidup ku tinggal beberapa bulan lagi. Aku ingin di sisa hidupku ini aku buat orang yang aku sayang bahagia.
Tuhan. Jika aku dapat memilih, aku lebih baik terlahir kembali dan di lahirkan bukan pada takdir ini. Aku ingin buat orang yang aku sayang bangga, namun aku ga bisa berbuat banyak. Aku hanya bisa buat semua orang yang aku sayang sedih dengan takdir ku ini. Aku benci dengan hidup ku.
Tuhan. Aku ingin kau menyembuhkan sakit yang aku derita ini. Karena ini sangat menyiksa ku. Atau cepat-cepatlah Engkau mengambil nyawa ku. Agar aku tidak tambah membuat orang yang aku sayang sedih.
Tuhan. Aku ingin di sisa hidup ku aku membuat orang yang aku sayang tersenyum. Namun, jika aku tak bisa aku rela. Tapi aku mohon, jika aku pergi jangan buat mereka menangis. Karena air mata mereka akan menjadi halangan perjalanan ku,
Itulah Harapan TerakhirKu Tuhan,
Tuhan. Aku Ingin hidup Lebih Lama Lagi”.

Setelah aku membaca buku itu, air mataku bertambah deras. aku ingat kenangan bersama dia, saat belajar bareng, makan bareng, dan bercanda bareng.
ku rasa tak terima dengan kenyataan ini, aku harus kehilangan sahabat terbaikku.

Selamat jalan Nina cheizaariani. Kamu adalah sahabat terbaik yang pernah ku miliki.
Sekarang kamu sudah bahagia bersama Allah disana.
Selamat jalan. Sahabat terbaikk ku.

# ini kisah nyata yang saya alami sendiri. Bukan rekayasa atau cerita orang #

maksih dah baca. ^_^

Cerpen Karangan: Henny
Facebook: Henny Siepoetryshaljuee

Cerpen Tuhan, Aku Ingin Hidup Lebih Lama Lagi merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Bagaikan Pelangi

Oleh:
Tulisan ‘Lovely Camp’ seakan menyambut kedatanganku pagi ini. Aku mengikuti ini karena bosan di rumah. Aku akan camping di sini selama 1 minggu. Kau tahu? Ayah dan Ibuku bekerja

Sahabat Baru

Oleh:
Ada anak yang bersahabat sejak kecil, yaitu Dila dan Ryska. mereka selalu dianggap gurunya anak kembar. Namun mereka memiliki perbedaan, yaitu si Dila pintar dan Ryska bodoh. Mereka kelas

Phobia

Oleh:
Sepi. Itulah hidup seorang gadis muda dalam kesendirian. Masa lalu, hari ini, dan esok diselimuti kabut hitam. Tak ada pencerahan, bahkan tak pernah ada. Sebuah ruangan gelap yang terkesan

Aloha

Oleh:
Sinar matahari mulai menyeruak menembus tirai jendela kamar Diara. Ya, namanya Diara. Seorang ABG yang masih dalam proses pertumbuhan. Seperti remaja lainnya. Diara juga Ababil. Terkadang ia bisa nangis-nangis

Through My Story

Oleh:
Namaku Banjiro Kiyoshi, aku bersekolah di SMA Date, aku duduk dibangku kelas 2C. Sesuai dengan namaku, Kiyoshi, yang artinya pendiam. Aku sangat jarang berkomunikasi dengan teman sekelasku, aku tidak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *