Ulang Tahun Terakhir Adina

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 18 June 2018

“Dika, Dina ayo berangkat yuk” kata papa dan mama sambil berjalan menuju mobil. “Wait pa” kata Dina sambil mengambil tas kakaknya Dika dan memberikannya. “Terima kasih Din” kata Dika. “No problem kak” kata Dina sambil berlari menuju mobil.

“Dah pa, dah ma” kata Dina sambil memakai gelang yang dikasih neneknya. “Dah” kata mama sambil memasuki mobil. Dina pun berjalan memasuki gerbangnya dan tiba tiba matanya ditutup oleh kain hitam sehingga ia tidak bisa melihat dengan jelas. “Eh ini apaan sih? jangan ditutup tutup gini” kata Adina sambil berusaha membuka. “sekarang baru boleh dibuka matanya” Kata Inna sahabatnya Adina.
“SUPRISE” kata semua murid di sekolahnya. “HAPPY BIRTHDAY TO MRS CEREWET WKWKWWKWK” Kata Hanah. “Apaan sih Hanah” kata Adina.

20 menit kemudian
“Udahan yuk bentar lagi bel masuk” kataku.
“ayo” kata semuanya.

Saat pulang
“Hana, sara, inna aku pulang dulu ya bye” kataku sambil berlari menuju terminal.

Author POV
Sialnya saat Adina ingin menyeberang ia tertabrak mobil, salah satu temannya yang bernama Jasmin melihat dan segera menelepon Papanya Adina. Adina pun dibawa ke rumah sakit.

Saat di rumah sakit
“Maaf, Belum boleh jenguk dahulu” kata Dokter.

Saat sudah selesai
“Nak Adina mengalami koma” kata dokter.
“APAA!!!” kata Dika.
“kalian boleh menjenguknya” kata dokter.

Di kamar
“Dina, inget gak waktu Dina masih kecil kita sering main bareng sekarang Dina udah besar, Dina harus bisa menggapai cita cita Jangan tinggalin kakak, mama, dan teman temanmu” kata Dika. “Iya Din kata kak Dika bener please sadar Din” kata Sara. “Abis itu yang nraktir makanan dan yang cerewet lagi siapa kalau bukan kamu lagi” kata Hana.

Saat itu Dina sadar. “Han, Sar, Inna, dan kak Dika jangan sedih ntar Dina ikut sedih” kata Dina. “Dina, Allhamdulillah kamu sadar” kata Sara. “Sar, Han, Inna, Kak dika mungkin ini adalah pertemuan terakhir kita” kata Dina. “Maksud kamu apa, Din?” kata kak Dika. “Pokoknya maafin aku aja ya” Kata Dina sambil menghembuskan nafas terakhirnya. “DINAAAAA!!!” kata semuanya

Cerpen Karangan: Fathiya putri
Hallo nama saya fathiya follow ig ku @fputri_k

Cerpen Ulang Tahun Terakhir Adina merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Siapa Aku?

Oleh:
Rasa sakit di dada tak mampu di tahan lagi, Aku terlalu kecewa dan sakit menerima kenyataan yang sedang ku hadapi kini, ketika ibu selalu tidak memperlakukan aku adil dengan

Air Mata Hasna (Part 1)

Oleh:
Hening yang bening. Hasna menghela napas dalam. Ditutupnya alquaran setelah sholat tahajut. Sebelum menyimpan di rak buku paling atas, hasna mencium alquran terlebih dahulu. Di luar hujan reda. Sepertiga

Kereta Tanpa Bayi

Oleh:
Namaku Dinda umurku 13 tahun, aku punya sahabat yang namanya Dessy umurnya juga 13 tahun. Waktu itu aku nginap di rumahnya Dessy kita lagi cerita tentang hantu, Dessy nyeritain

Melebur Dengan Tanah Merah

Oleh:
Ibu, yang seharusnya jadi tauladan bagi anak-anaknya yang seharusnya mengajarkan rasa ikhlas. Tetapi malah menampilkan sifat yang membuat aku bingung. Aku tahu mungkin Ibu kecewa terhadap Ayah. Sedangkan Ayah,

Fall For Her

Oleh:
Alan duduk tenang di atas jendela kamarnya. Kakinya bermain, membuat suara dengan daun pohon-pohon. Angin malam berhembus, meniup rambutnya. Ia tersenyum simpul. Tidak ada yang lebih baik dari ini.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *