Bikin Kopi

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Slice Of Life
Lolos moderasi pada: 15 April 2017

Jono adalah mahasiswa paling kocak di kampusnya. Dia tinggal di kosan. Remaja yang tidak patut dicontoh, karena pemalesan. Tugas yang diberikan dosen menumpuk hingga jono dimarahi habis-habisan di kelas. Pakaian kotor yang menumpuk di tempat cucian. Sampai-sampai dia harus memakai baju kotornya.

Malam itu jono sedang mengerjakan tugas dari dosennya yang bernama pak darin. Salah satu dosen yang paling galak. “The danger teacher.” kalau menurut jono. Itu adalah dosen dari mata pelajaran matematika dan bahasa inggris. Pelajaran yang jono sangat tidak suka. Dia begadang untuk mengerjakan 100 soal matematika dan bahasa inggris (50 matematika, 50 bahasa inggris).

“Akhirnya selesai juga, capek banget gua.” gumam jono sambil merapikan tugasnya dan mengucek-ngucek matanya. Setelah itu dia berjalan ke kamarnya dan tidur di ranjang reotnya.

Paginya…
Jono bangun pukul 07.45. Seharusnya dia bangun pukul 05.00 karena dia akan pergi pukul 06.30.
“Waduh bagaimana nih, bisa dimarahin habis-habisan gua!” kata jono panik. Dia mandi dengan terburu-buru sehingga sabun di badannya masih ada yang menempel di tubuhnya. Lalu ia memakai bajunya. Tak sempat membuat kopi dia memakan ampas kopi, memakan gulanya lalu meminum air yang cukup banyak. Terlihat mulut jono sedang kumur lalu menelan apa yang ia kumu-kumur. Yap! Ternyata itu ampas kopi, gula dan air yang dia masukan ke mulutnya. Ih jijik sekali. Setelah itu dia pergi ke kampus dengan menggunakan bajaj. Setelah sampai dia langsung masuk ke kelas dan dimarahi habis-habisan oleh pak darin.

Jono jono… Ckckckck…

Cerpen Karangan: Amira.s.firdaus

Cerpen Bikin Kopi merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sosok

Oleh:
“Sekali lagi makasih ya salepnya, sebenernya gak apa-apa sih gak pake itu juga.” ujarnya sambil menunjukkan deretan gigi bersihnya. “Siang mbak, tumben banget keliatan, sibuk banget pasti!” Pak satpam

Hujan

Oleh:
Kala itu aku sangat kesal dan menggerutu “kenapa hujan turun saat aku akan pulang?” Entah kenapa kaki ini melangkah ke arah parkiran khusus karyawan di gedung dimana aku bekerja,

Sekolah Berkokok

Oleh:
“Bangun, bangun! Sudah siang” ayahku membangunkan aku. Dengan berat aku berusaha untuk bangun meski aku masih ngantuk Aku pergi ke mesjid untuk melaksanakan sholat subuh. Setelah aku selesai sholat

Tambatan Hatiku

Oleh:
Aku melirik jam dinding. Masih jam 8. Masih ada banyak waktu untuk mengerjakan semuanya. Aku sedang mencari-cari buku di rak belajarku untuk sumber makalahku. Akhirnya aku menemukannya juga. Buku

Sebuah Kelapa

Oleh:
Hilanglah bintang dalam sapaan fajar. Embun-embun terlihat mulai bermunculan. Burung-burung merpati pun satu-persatu mulai terbang meninggalkan sarangnya, embusan angin pun lenyap dalam helaian nafas yang menghirup kesegaran aromanya. Terlihat

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *