Pendidikan Kerja Lapangan (PKL)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Slice Of Life
Lolos moderasi pada: 30 December 2017

Hari ini saya memulai PKL (pendidikan kerja lapangan) tepatnya di kantor BPK RI (Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia), saya merasa bosan dengan situasi ini, situasi dimana saya hanya duduk di depan komputer dan tidak ada kerjaan sama sekali, saya berharap supaya saya diberi kesibukan tapi entahlah itu pembimbing saya mengacuhkan saya dan saya hanya diam duduk di depan komputer sampai waktunya jam istirahat tiba.

Setelah waktunya jam istirahat disitulah saya membuang rasa bosan saya, namun jam istirahat yang hanya satu jam membuat waktu itu terlalu cepat dan membuat saya harus masuk ke ruangan saya lagi.

Setelah saya memasuki ruangan saya dan di situ ada bapak yang nampaknya sedang sibuk bermain komputer, bapak itu bernama pak Yusuf, beliau berbicara pada saya “sepi ya dek pada ke mana yang lain?”, “saya gak tau pak saya aja dari tadi Cuma berdua sama kak umi” jawab saya.

Tidak lama kemudian bapak itu berbicara lagi ke saya “banyak surat masuk dek?”, “dikit pak, saya aja gak ada kerjaan dari tadi, apa ada yang bisa saya kerjakan pak?” Tanya saya ke pak Yusuf, lalu beliau menjawab “oh tidak ada dek, ya bulan ini memang kerjaan lagi sedikit mungkin nanti bulan juli baru banyak”, “oh ya udah pak makasih” saya menjawab.

Jam pulang masih sangatlah lama dan saya pun merasa bosan lagi dengan situasi seperti ini, huft lebih baik saya tidur.

Tidak lama kemudian ada siswa PKL masuk ke ruangan saya untuk mengantar surat masuk, dan disitulah baru saya ada kerjaan tetapi setelah kerjaan itu selesai saya merasa bosan lagi, 2 bulan saya PKL dan mudah-mudahan tidak seperti ini terus.

Cerpen Karangan: Egijunaidi
Facebook: Gii Slow

Cerpen Pendidikan Kerja Lapangan (PKL) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Setengah Sepi Setengah Tahun

Oleh:
Ei menyeka helai rambut di keningnya, menyisirnya ke belakang dengan jari dan mengikat ulang kuncirnya. Tanpa menoleh dia meraba ke atas televisi di samping tempatnya berdiri dan segera tersadar

Penggila Hati

Oleh:
Kesalahan terbodoh yang pernah kutemui, ialah kita melihat sebuah realita, dan kita tidak memercayainya. Namanya, Ana. Sahabatku sejak kelas dua SMP. Dia satu-satunya orang yang bisa mengerti apa yang

Teman Baru

Oleh:
Aku siswi kelas 2 SMK di daerah DKI Jakarta. Dan hari ini tepat UAS semester genap. Hitungan hari lagi aku sudah menjadi anak kelas 12 alias kelas 3 SMK.

Rindu Di Balik Hujan

Oleh:
Rintik hujan mewakili rindunya pada seseorang. Pikirannya terbang jauh menembus awan gelap. Termenung di balik jendela menatap tiap tetes air yang jatuh membasahi bumi. Sudah lama ia tidak bertemu

Bisakah?

Oleh:
Aula PKM penuh sesak kali ini. Banyak mahasiswa satu program studi berkumpul serta bercakap-cakap di sini. Setidaknya, itu yang dilihatnya ketika menginjakkan kaki di depan pintu kaca dengan tambahan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *