Akhil Bashiroh

Kumpulan cerpen karangan "Akhil Bashiroh" , Total diketemukan sebanyak 7 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Aku Melihat Ikan Paus Merah

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 6 December 2016
Di desaku, pagi-pagi sekali para nelayan sudah turun melaut, beberapa ada yang membawa jaring besar, ada yang hanya membawa pancing. Ayahku, juga seorang nelayan, saban pagi ia turun melaut, sejak hari itu, ibuku tak pernah mau ikut. Ketakutannya melihat » Baca lanjutan ceritanya...

Mr. Introvert

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 17 April 2016
Aku lihat keringat dingin ke luar bercucuran, matanya yang tajam dan alisnya yang tebal tak beraturan ternyata belum bisa membantunya ke luar dari tekanan ini, kabur sejauh-jauhnya dari tempat ini, menghindari dari keramaian orang-orang di pasar malam yang sudah » Baca lanjutan ceritanya...

Raina Dan Burung Rantau

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 March 2016
Pertemanan ini tak akan putus walau terpisahkan selama tiga tahun, tanpa kabar tanpa komunikasi satu sama lainnya. Keduanya di luar terlihat saling membenci dan tak mempedulikan satu sama lain, tetapi dalam diam keduanya ada doa yang terselip untuk kebaikan » Baca lanjutan ceritanya...

Putus

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 1 March 2016
“Putus?” “Iya, kita putus. Sepertinya kita sudah mulai tak cocok.” “Apa maksudmu kak?” “Maafkan aku, Nur,” dia memegang erat tangan Nur lalu pergi begitu saja. Sejak hari itu Nur membencinya, ia memutuskan hubungan tanpa alasan yang menguatkan. “Kak, tunggu.” » Baca lanjutan ceritanya...

Kembang Api Terakhir

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 26 February 2016
Saban menjelang maghrib anak-anak perempuan di desaku harus sudah berada dalam rumahnya. Senja sudah melirik para wanita di desa, ibu-ibu mulai meneriaki anak-anak perawannya untuk segera masuk ke dalam rumah. Seakan-akan matahari senja akan segera menyantap anak-anak perawannya, mereka » Baca lanjutan ceritanya...

Tarian Hujan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 26 February 2016
Setiap kali hujan datang, aku sering kali menyambutnya dengan cara menadahkan wajahku, membiarkan setiap bagian dari mukaku dihujani air dari langit, lalu aku tersenyum usai mukaku dibelai halus oleh titik-titik bekas air hujan yang berupa butiran-butiran seperti embun pagi » Baca lanjutan ceritanya...

Cincin Kawin Ibu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 26 February 2016
Suara mesin jahit ibu sudah mulai terdengar, pertanda subuh sudah datang. Seperti biasa ibu meneriakiku untuk bangun dan salat subuh. “Bangun, Le. Sudah subuh,” Ibu yang sudah bangun lebih pagi dari kita. Sudah menyiapkan baju, sarapan, air hangat untuk » Baca lanjutan ceritanya...