Amalia Aris Saraswati

Kumpulan cerpen karangan "Amalia Aris Saraswati" , Total diketemukan sebanyak 7 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Di Balik

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 9 May 2017
Hitam menyelimuti langit kota Tanjung Pendam yang tak henti-hentinya menitikkan bulir-bulir rahmat Tuhan. Pukul tiga dini hari, dingin, sepi dan melenakan untuk mereka yang enggan menyibak selimut, bangun dan mendirikan shalat qiyaumul lail. Hanya ada suara rintik hujan yang » Baca lanjutan ceritanya...

Bebek Berbaju Korpri

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 11 December 2016
Seekor bebek berbaju korpri, bernafas api dan bersayap kelelawar mengejarku di padang ilalang setinggi lutut. Aku ketakutan karena bebek itu bernafsu sekali ingin menjadikanku makan siangnya. Matahari di atasku berwarna tosca. Aku terus berlari meski nafasku tinggal satu-satu. Lalu » Baca lanjutan ceritanya...

Menemukan Tuhan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 13 August 2016
“Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik hingga mereka ber iman (masuk Islam). Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun ia menarik hatimu…” (QS: al-Baqarah:221). Burung prenjak mendekor langit, lewat bersuit-suit, pulang ke sarang. Rumpun ilalang » Baca lanjutan ceritanya...

Sekeping Tanah Di Perbatasan (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 11 April 2016
Suasana makin tegang terasa. Pesuruh Rae’ menubruk Aoda dan langsung menghajar Aoda yang telah berani bicara kurang ajar tentang negaranya. Aoda membalas pesuruh itu. Terjadilah pergulatan di antara mereka. Hidung Aoda kena hantam, sehingga darah bercucuran dari sana. Tabib » Baca lanjutan ceritanya...

Sekeping Tanah Di Perbatasan (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 11 April 2016
Rintik hujan sudah lewat. Tapi langit masih terlihat begitu sembap. Pelangi muncul malu-malu mendekor langit. Meliuk, menghujam jajaran perbukitan. Lengkungnya tegas, warnanya lembut menghibur awan-gemawan yang tampak murung. Di depan mataku, tertuang sebutir zamrud, zamrud hijau yang terkurung di » Baca lanjutan ceritanya...

I’m Feeling Blue (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 16 March 2016
Pukul 2 dini hari aku belum tidur. Insomnia lagi. Hujan deras turun di malam selarut ini mengerikan sekali kedengarannya. Tapi, menurutku dedemit dan kuntilanak malas bergentanyangan karena takut kostum mereka basah terkena hujan. Aku mencoba tidur, karena bila aku » Baca lanjutan ceritanya...

I’m Feeling Blue (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 16 March 2016
Deru campur debu, kelabu menutup biru. Panas matahari, walau masih pagi, memanggang sepanjang jalanku. Air menggenangi jalan-jalan berlubang akibat hujan semalam. Jalanan becek dan semerawut karena orang-orang sibuk berangkat ke sekolah maupun bekerja. Peluh membanjiri dahi. Ku percepat kayuhan » Baca lanjutan ceritanya...