Anjar Desynta Arum

Kumpulan cerpen karangan "Anjar Desynta Arum" , Total diketemukan sebanyak 6 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Senyum Dari Tuhan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 2 May 2016
Bukan seorang siswa yang patut dibanggakan. Aku hanya siswa biasa yang cukup menjadi pelengkap di cerita SMA mereka. Terkadang hanya membawa tawa untuk mereka atau hanya ikut tertawa bersama mereka. Ceritanya pun sangat lain. Dengan kehidupanku di kelas yang » Baca lanjutan ceritanya...

Para Pencari Wi-fi

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 28 March 2016
Jumat. Hari kejayaan bagi penghuni kelas XI IPA 5. Sering sekali mereka rasakan kejayaan di hari itu. Hampir lima jam pelajaran penuh mereka merasakan kekosongan jam. Rentetan wajah-wajah bahagia itu telah membanjiri teras kelas. Stand by di bawah naungan » Baca lanjutan ceritanya...

One more

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 19 March 2016
Apakah malam ini benar-benar dingin? Udaranya begitu menyengat. Entah mengapa, aku enggan masuk ke dalam rumah, lalu tidur. Hanya satu yang ingin aku lakukan untuk malam ini. Menatap satu bulan di sana, mungkin dia juga menatapnya. Itulah yang aku » Baca lanjutan ceritanya...

Muara Laut Jingga

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 March 2016
Aku tak perlu menajamkan langkahku di pasir ini. Sangat tidak terasa dingin. Pantulan sinar jingga di sana membuat langkahku terasa lebih hangat. Jalanku sungguh melantur. Entah ke mana arah yang ku tuju. Ombak di sebelah kiriku terdengar sangat ganas. » Baca lanjutan ceritanya...

Strawberry Rasa Cokelat

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 March 2016
Seperti sebuah cokelat yang sangat manis untuk dirasakan. Tak ada satu orang pun yang ingin menjauh dari kemanisan ini. Sebuah kata-kata yang terukir indah pula karenanya. Mungkin aku tertarik juga. Satu rasa untuk seribu cerita. Sebuah cinta yang sangat » Baca lanjutan ceritanya...

Couple

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 20 February 2016
Aku bisa melihatnya. Sinar jingga yang muncul di balik laut. Aku tetap menatapnya sendiri. Meski sudah terasa di sekitarku mulai sepi. Aku hanya merasakan angin sore menjelang malam. Kadang tak ku hiraukan siapa pun yang melewatiku duduk sendiri. Pasir » Baca lanjutan ceritanya...