Asri Nur Aisyah

Kumpulan cerpen karangan "Asri Nur Aisyah" , Total diketemukan sebanyak 5 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Jadi ini Akhirnya

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 16 August 2013
Senja pun telah bergulir, berganti pekatnya malam berhiaskan gemintang perak menggantung di hamparan langit hitam. Sirius mulai menampakkan diri ditemani bola kuning bercahaya, rembulan. Drama manusia dikejar jadwal kian melenggang, maklum ini malam minggu waktunya bersantai. Dua cangkir latte » Baca lanjutan ceritanya...

Yang Bukan Segalanya

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 14 July 2013
Bagaimana rasanya membenci sesuatu yang dicintai hampir semua orang? Dipuja mayoritas manusia? Bahkan sebagian orang dibutakan olehnya, rela mengorbankan segalanya. Sendiri melawan arus bukanlah hal yang mudah. Kau bisa di anggap gila atau bodoh. Tapi apa mau dikata, hati » Baca lanjutan ceritanya...

Rain

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 5 July 2013
Langit semakin temaram, raja siang sudah tak terlihat lagi biasnya. Tertutup tebalnya gumpalan awan abu-abu tua yang entah berapa detik lagi akan menitihkan rintik-rintik air. Beberapa pedagang asongan mulai berberes, takut dagangannya basah terguyur hujan. Aku mulai resah menanti » Baca lanjutan ceritanya...

Matahariku

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 2 July 2013
Mungkin aku akan berhenti mengejar matahari yang selalu aku ikuti bayang-bayangnya. Berhenti sebelum aku lelah dan letih mengejarnya, sebelum aku bertemu rasa passionless. Setelah membaca buku Morning Light, aku seperti tersadar dari lamunan yang membuatku terhanyut ke dalamnya. Perlahan » Baca lanjutan ceritanya...

Regret

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 14 June 2013
Biar hujan datang membasahi bumi, aku masih termenung dalam renungku. Terdiam, menatap rintik air berjatuhan ke tanah. Enggan ku, untuk beranjak dari disini. Dari tempat ini. Kilatan petir bak lampu blits tak kan mampu buatku terhenyak. Ku pikir ini » Baca lanjutan ceritanya...