Bori Antonius

Kumpulan cerpen karangan "Bori Antonius" , Total diketemukan sebanyak 6 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Pacarku Seorang Psikopat Cantik (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 August 2017
Melelahkan, aku pulang ke rumah setelah kebut-kebutan di jalan utama perumahanku dengan motorku yang super keren itu. Ah, tadi siang, polisi cukup gencar menanya-nanyai kami soal pembunuhan Rena dan Elmo, tapi ya, aku sih tidak bicara banyak ketika diinterogasi » Baca lanjutan ceritanya...

Pacarku Seorang Psikopat Cantik (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 August 2017
Hmm, jadi begini ceritanya. Dua hari lalu, seorang cewek di kelasku yang namanya Rena melompat dari lantai atap gedung sekolah kami. Di bawah, dia ditemukan dengan banyak sayatan di lengannya, lengkap dengan sebuah pisau pendek di genggaman tangannya. Kejadian » Baca lanjutan ceritanya...

PSPH (Part 4)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 31 July 2017
Dari kemaren, cowok ini rada-rada pedekate sama aku. Oke, sebenarnya sih si Vinsen ini lumayan keren dan kata teman-temanku, baik yang di kelas IPS maupun IPA, dia keren, ganteng, pintar, anak kesayangan guru, berwibawa, anak OSIS, punya segudang kelebihan, » Baca lanjutan ceritanya...

PSPH (Part 3)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 31 July 2017
“Seriusan Ma? Kak Viktor mau tinggal di rumah kita?” “Iya Verin, soalnya kampusnya deket banget kan sama rumah kita, cuma perlu naik bis sekali langsung sampai. Lagian kamar tamu juga kosong kan, ga ada yang pakai.” “Kan ada Rizky » Baca lanjutan ceritanya...

PSPH (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 31 July 2017
“Bos!” “Napa Ga?” “Lu belum denger ya?” “Belum, apaan?” “Si Reza, katanya dia malming kemaren jalan bareng sama Tiara.” “Tiara kelas 11 IPS-3?” sahut Acuy yang baru saja tiba dan menaruh tas. Ternyata kata teman-temanku, menurut rumor yang beredar, » Baca lanjutan ceritanya...

PSPH (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 31 July 2017
Verin tertawa mendengarku, meskipun mulutnya masih setengah penuh potongan sosis goreng, “Seriusan lu Riz? Beneran nih?” Aku tersenyum lalu membalasnya, “Ya, masa gue bercanda, hahaha, beneran, gue sama si Taslim ngejar dia sampe ke rumahnya, bahkan kami sampe ketokin » Baca lanjutan ceritanya...