Dahdawi Anka

Kumpulan cerpen karangan "Dahdawi Anka" , Total diketemukan sebanyak 8 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Guardianteli

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 November 2016
Dunia benar-benar kacau selama dua puluh tahun terakhir ini. Jika dilihat dari Planet Mars, maka tak ada lagi sepetak hijau yang melekat. Biru menguasai Bumi. Dua puluh tahun silam es mencair serentak, Kutub Utara dan Kutub Selatan berkolerasi, air » Baca lanjutan ceritanya...

Sketsa Lamaran

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 20 June 2016
Pohon-pohon begitu rindang, toleh kanan dan kiri masih tetap saja pohon. Di depan malah lubang besar menunggu bus Cahaya Bone, untuk masuk sebentar. Sumpang Labbu nama cebolan besar itu. Di atasnya segelintir orang bercanda riang, rehat sebentar untuk tenangkan » Baca lanjutan ceritanya...

Janji di Pelabuhan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 20 June 2016
Sore itu ia duduk di teras rumah, bertemankan kopi yang sekali-dua diseruput dengan mata tetap tertuju pada deretan abjad dari sebuah novel. Tiba-tiba pandangannya berkhianat pada sosok perempuan muda yang berjalan ke arahnya. Ia tersenyum, menandakan gadis yang bernama » Baca lanjutan ceritanya...

Tembok Tinggi Kami

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 3 June 2016
Subuh senyap dan dingin masih saja memanjakan tidur Randy. Sedang aku dan kawan malah dimanjakan dinginnya air yang mengguyur tubuh kami. Bersiap salat subuh. Entah mengapa Randy seperti itu, dari dulu sejak masuk sampai sekarang, tradisi terlambat subuhan selalu » Baca lanjutan ceritanya...

Manusia Praktis

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 3 June 2016
Namanya Darmo, orang terkaya di kota sekaligus di negeri ini. Ia seorang pria muda pencipta alat-alat canggih. Bisa dibilang kami cukup akrab. Bukan karena kami satu sekolah dulu dari SD-SMA. Bukan juga karena kami dulu satu PTN sekaligus Fakultas » Baca lanjutan ceritanya...

Air Hati, Bukan Air Mata

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 18 April 2016
Entah. Entah aku sanggup atau tidak. Perih rasanya bila harus melihatnya. Tapi aku harus apa? Semua sudah terjadi, dan aku telah memikirkannya, walau dengan cara kusut, bahkan bisa dibilang kusut masai. Aku sudah menetapkannya, dan bagaimanapun cara aku menetapkannya, » Baca lanjutan ceritanya...

Bangunin

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 April 2016
Dia teman biasa. Aku sungguh menganggapnya biasa, datar, sangat datar. Tapi mengapa dia jadi berlebihan seperti ini. Apa dia menganggapku sebagai orang spesial, sebagai sahabat dekatnya gitu? Ah, gak peduli, itu urusan dia menganggapku sebagai teman, sahabat, rival atau » Baca lanjutan ceritanya...

Usap Rambut Ku, Ma

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 19 December 2015
Belaian tangan Ibu sangat dirindukan gadis kecil itu. Ia kesepian, tak hadir sayang yang dia harapkan. Ayahnya sudah wafat lebih dulu dua tahun silam. Hanya Babysitter yang setia menemaninya dengan kasih sayang yang tak akan pernah memuaskan radang rindunya. » Baca lanjutan ceritanya...