Dee Anne

Kumpulan cerpen karangan "Dee Anne" , Total diketemukan sebanyak 14 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Ketukan di Dinding Kamar

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 12 August 2017
Mulai hari ini, aku akan berada di luar kota selama tiga hari. Bukan untuk liburan, tetapi semata-mata karena tugas dari kantor. Akhirnya, setelah tiba di kota tujuan, yang langsung disibukkan dengan seminar dan meeting seharian, aku dan beberapa rekan » Baca lanjutan ceritanya...

Qin Xiondi (Blood Brothers)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 1 August 2017
Negeri Han tengah berduka. Sang Kaisar yang telah berbulan-bulan terbaring sakit, akhirnya mangkat. Hari ini adalah hari pemakamannya. Begitu banyak orang yang hadir. Terlihat beberapa petinggi dari negeri lain, dan banyak rakyat dari Negeri Han sendiri, yang ingin menghantarkan » Baca lanjutan ceritanya...

A Creepy Story (Di Perpustakaan Saat Malam)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 25 April 2016
Aku Makimura Saito. Seorang penulis artikel creepy mingguan di sebuah majalah terkenal di kota tempatku tinggal. Dan ini adalah salah satu cerita yang pernah aku catat. Cerita ini dialami sendiri oleh adikku dan salah seorang temannya, yang merupakan mahasiswa » Baca lanjutan ceritanya...

Menaklukkan Naga (Part 5)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 5 February 2016
Kabut debu pasir muncul mengikuti suara dentuman yang membahana. Daratan di sekitar kastil bergetar. Suara raungan panjang terdengar bersahutan. Pertarungan kedua naga masih berlanjut, diselingi raungan-raungan bersahutan. Beberapa kali terlihat api besar menyambar-nyambar. Suara-suara dari arah kedua naga bertarung » Baca lanjutan ceritanya...

Menaklukkan Naga (Part 4)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 5 February 2016
Madfire si naga merah tiba di ibukota. Sesaat ia terlihat terbang berputar-putar di atas istana, seolah mengamati. Lalu si naga terbang lebih rendah. Geramannya menggema memekakan telinga siapa saja yang mendengarnya. Menyebar ketakutan. Pasukan istana menyiagakan diri. Beberapa kesatria » Baca lanjutan ceritanya...

Menaklukkan Naga (Part 3)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 31 January 2016
Sang Raja hendak meninggalkan balkon, ketika seorang kesatria berlari ke arahnya dengan wajah cemas. “Ada apa, Winger?” “Yang Mulia, dari setiap laporan yang kami terima dari pasukan pengintai, bisa dipastikan, Madfire terbang lurus menuju ibukota.” Sang Raja mendesah. Apa » Baca lanjutan ceritanya...

She Is, Who Left Behind (Part 3)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 31 January 2016
Chenxiao memahami kebingungan dan keresahan Yanxi. Tapi bagaimanapun semua ini akan menyakitkan, tetap saja Yanxi perlu tahu apa yang sebenarnya telah terjadi. Dan setelah berjalan melewati beberapa barisan batu nisan, akhirnya Chenxiao berhenti di salah satunya. “Kenapa kau berhenti, » Baca lanjutan ceritanya...

She Is, Who Left Behind (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 31 January 2016
Sudah beberapa halaman dari buku catatan milik Kakaknya yang sudah Chenxiao baca. Tidak seperti dugaan Chenxiao sebelumnya, karena buku peninggalan Kakaknya itu, ternyata bukan buku harian. Tidak setiap hari di setiap tahun tercatat di buku itu. Chenxiao mulai paham. » Baca lanjutan ceritanya...

Menaklukkan Naga (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 23 January 2016
Vermund memacu kudanya secepat ia bisa. Ia bukan hanya penasaran mengenai apa yang akan disampaikan oleh sahabatnya itu, tapi ia juga rindu pada Laure. Dua tahun sudah mereka tidak pernah saling sapa setelah berpisah jalan. Entah seperti apa Laure » Baca lanjutan ceritanya...

She Is, Who Left Behind (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 19 January 2016
-Yang Berduka- Awal Musim gugur, 12 September 2012. Kediaman Keluarga Lin. Lin Chenxiao tengah berdiri di ruang tengah, menatap foto Kakaknya yang baru saja selesai dimakamkan hari ini. Ia masih tidak percaya, ia tak lagi bisa bercengkerama dengan sang » Baca lanjutan ceritanya...
Cerpen Sebelumnya »