Fatimatuzzahra Purnama Putri

Kumpulan cerpen karangan "Fatimatuzzahra Purnama Putri" , Total diketemukan sebanyak 5 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Bukan Rama dan Sinta (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 10 December 2018
“Sin, pulang bareng gue, ya?” Suara yang terdengar tiba-tiba itu mengejutkan Sinta yang tengah asyik makan bakso di kantin. “Eh?” Sinta menoleh dan mendapati seorang cowok jakung berdiri di belakang bangku yang dia tempati. “Gimana? Mau nggak?” Tanya cowok » Baca lanjutan ceritanya...

Bukan Rama dan Sinta (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 10 December 2018
“Heh?! Sinta?!” Pekik Rama mendengar apa yang dikatakan Veri perihal pasangannya untuk sendratari Ramayana itu. Sebenarnya bukan masalah siapa pasangannya. Namun yang jadi masalah adalah, kenapa Sinta?! Cewek lain kan banyak! “Iya. Kata Bu Intan kita pake Sinta aja. » Baca lanjutan ceritanya...

Kini Ku Jatuh Cinta

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 1 December 2018
“Al! Buruan! Keburu telat nanti!” seru Ray sambil melipat kedua tangannya di depan dada. Sementara Alicia yang masih di dalam kamarnya berdecak kesal. “Bentar, dong! Sabar napa?!” protes Alicia sambil mengikat rambut sebahunya menjadi kuncir dua di bawah telinga. » Baca lanjutan ceritanya...

Kimi No Shiranai Monogatari

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 24 November 2016
“Sakura-chan! Ayo lihat bintang!” seperti biasa, dia memanggilku untuk melihat bintang bersama. Dia, sahabat kecilku. Selalu bersama apapun yang terjadi. “Tunggu sebentar, Sakashita-kun!” jawabku. Ya, namanya Sakashita. Dia adalah anak laki-laki tetanggaku. Dan sudah bersahabat denganku sejak lama sekali. » Baca lanjutan ceritanya...

Lebih Berharga Dari Cinta

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 21 July 2016
“Diandra!” panggil Sofie sambil melambaikan tangannya. Dari kejauhan, nampak seorang gadis remaja seumurannya menoleh. Matanya tampak berbinar diterpa cahaya mentari pagi. “Sofie! Bentar, ya!” jawabnya sambil berlari mendekat. Jarak keduanya semakin dekat. “Dra, kita ke kelas bareng, yuk!” ajak » Baca lanjutan ceritanya...