Fauzi Maulana

Kumpulan cerpen karangan "Fauzi Maulana" , Total diketemukan sebanyak 37 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Jatuh Cinta Setiap Bertemu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 3 January 2017
Aku terbangun di hari Senin yang cerah. Secepat kilat aku berlari menuju kamar mandi setelah membereskan tempat tidur. Selepas itu lantas mengenakan seragam dengan bangganya. Seulas senyuman terukir di wajahku. Entah ada berapa banyak perasaan yang kini tengah melanda. » Baca lanjutan ceritanya...

Ritual Bunga Mawar

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 2 January 2017
Aku melangkah dengan pelan menaiki jalanan yang agak mendaki. Rumput rumput liar dan bebatuannya tak menyurutkan semangatku. Matahari bersinar terik hari ini. Birunya langit yang membentang luas dihiasi oleh awan awan putih kecil. Keranjang di tangan bagai benda berharga » Baca lanjutan ceritanya...

Kenyamanan Yang Sesaat

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 29 September 2016
Aku melangkahkan kaki dengan tenang. Di tengah keramaian orang orang yang berlalu lalang. Sambil menggendong tas berwarna abu abu, aku terus berjalan menuju tempat yang sudah terbayang di kepala. “Hati hati donk kalo jalan!” omelan seperti itu sudah sering » Baca lanjutan ceritanya...

Hanya Cerita Sesaat (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 6 September 2016
“Apa itu?” tanya Mieko kemudian ia menyeruput kuah mie. “Bukan apa apa. Apa itu lezat?” aku balik bertanya pada Mieko. Lalu kumasukkan jepit rambut yang kumainkan ke dalam saku. “Lezat. Apa kau mau?” “Ah. Tidak. Aku sudah kenyang. Aku » Baca lanjutan ceritanya...

Hanya Cerita Sesaat (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 6 September 2016
Mentari pagi yang hangat begitu menyilaukan pandangan ini. Jendela kamar yang sengaja kubuka, tampak memantulkan sinar dan menerangi kamarku yang masih berantakan. Kulihat ke arah jam dinding, sudah menunjukkan pukul 7.05. Hari ini akan menjadi hari yang melelahkan. Betapa » Baca lanjutan ceritanya...

The Bitterness of Love

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 28 August 2016
Aku melangkah menuju kamar yang cukup luas. Kubaringkan tubuh ini ke atas sofa empuk. Terasa nyaman dan tenang. Kemudian aku meraih cermin bulat di atas punggung laci. Cermin itu memantulkan bayangan wajahku. KREK! Tiba tiba bunyi derit pintu terdengar » Baca lanjutan ceritanya...

Presentasi Air Soda

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 18 May 2016
Suara lonceng di ambang pintu itu selalu menjadi melodi yang menyisir semangatku. Saat pertama kali ku buka pintu itu, gemercik lonceng nan manis itu menyapaku dengan lembut. Seperti ucapan ‘selamat pagi!’ yang diucapkan pacar. Tapi tunggu dulu. Pacar? Hahaha… » Baca lanjutan ceritanya...

Sebuah Akhir Bersama Edelweiss

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 17 May 2016
18 april 2011. Adalah tanggal dimana aku dan Leo berpacaran. Pada tanggal itu pula, kami mendaki bersama di gunung rinjani. Sesampainya di puncak. Kami saling bertukar senyuman penuh kepuasan karena keberhasilan kami mendaki gunung dengan pemandangan indah ini. Tiba-tiba, » Baca lanjutan ceritanya...

Fia dan Apel Yang Ada di Puncak

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 12 May 2016
Fia berjalan sendirian sambil menendang kerikil-kerikil kecil di hadapannya. Kepalanya yang setengah tertunduk seolah memberikan pancaran kemurungan. Padahal dia adalah seorang gadis ceria dan senantiasa bersemangat. Tiba-tiba, langkah kakinya terhenti. Diliriknya pohon apel yang berdiri tegak. Pohon itu sedang » Baca lanjutan ceritanya...

Sekolah Itu Tempatnya Menimba Ilmu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 2 May 2016
TENG! TENG! TENG! Suara lonceng memang terdengar indah. Tapi suara lonceng yang satu ini selalu dianggap sebagai ‘ancaman’. Yup. Lonceng sekolah. Menakutkan memang. Membosankan tentunya. Itulah problema anak-anak sekolah di zaman modern seperti sekarang ini. Aku heran, kenapa sih » Baca lanjutan ceritanya...
Cerpen Sebelumnya »