Gede Agus Andika Sani

Kumpulan cerpen karangan "Gede Agus Andika Sani" , Total diketemukan sebanyak 11 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Love Does Hurt

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 September 2015
Suatu pagi di musim yang, entah mengapa, tak pernah cerah. Kau duduk di sampingku menatap jauh. Aku pun tak berani menatapmu. Kita berbicara dalam bisu, memaknai perasaan masing-masing hingga akhirnya kau berkata. “Cinta itu enggak sakit. Ketika itu sakit, » Baca lanjutan ceritanya...

Luki Mencuri Jambu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 26 May 2013
Hari itu hari minggu. Langit mendung dan hujan mulai turun. Semakin lama, hujan turun semakin deras. Luki yang sedari tadi hendak pergi bersama teman-temannya terlihat kesal. Ia memajukan bibir dan berkacak pinggang di depan pintu. Sesekali ibunya memanggil Luki » Baca lanjutan ceritanya...

Peramal Ulung

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 20 May 2013
Mata anak itu memicing. Mentari pagi bersinar, mengentaskan temaram dini hari yang sunyi. Ekoinoks vernal, sangat terasa. Peronda malam telah dirumahkan. Selimut mereka bentangkan. Saat untuk istirahat. Di sisi lain, ratusan orang bersua lantang menyambut deret baru. Hari minggu. » Baca lanjutan ceritanya...

Pedang Kehidupan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 17 May 2013
Bocah itu bernama Kochi, hanya Kochi. Banyak orang mengalamatkan pertanyaan prihal nama itu. Kochi membisu. Mana sempat ia bersapa apa lagi bertanya prihal asal-usul namanya, orang tuanya saja ia tidak ingat. Sekelebat ingatan yang berhubungan dengan orang tuanya hanyalah » Baca lanjutan ceritanya...

Sebuah Foto di Desa Lokana

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 15 May 2013
Desa itu terlihat begitu asing. Biasa tetapi tidak biasa. Tidak hanya bagi Ruhi, mungkin juga bagi pengembara lain yang melintasi desa itu. Mungkin desa ini seperti desa-desa lain yang ia kunjungi. Yang spesial baginya mungkin hanya desa inilah yang » Baca lanjutan ceritanya...

Kaca Mata Kuda

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 13 May 2013
Angin sepoi menghidangkan asa baru di tengah hiruk pikuk suatu pola. Orang perorangan memperjuangkan kehendak melangkahi karma. Kejengkelan membludak mendesak keluar di tengah sesakan kios toko di pasar seni ini. Sehari, literan keringat telah terevaporasi suhu tinggi. Sehari, lusinan » Baca lanjutan ceritanya...

Kucing dan Beruang

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 12 May 2013
Seekor burung pipit terbang rendah. Mengeja kata membentuk kepakan berirama untuk menuju sarang. Di sarang, beberapa anaknya telah membuat sebuah penantian dengan mulut menganga, tanda lapar. Tangis anak pipit takkan terdengar. Apa lagi di tengah guyur hujan ketika Dinu » Baca lanjutan ceritanya...

Pohon Muda dan Paginya

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 12 May 2013
Siapa menyangka ia akan sepagi ini. Ditemani sinar rembulan hilang. Di sapa deburan kasat mata. Baru kemarin ia keluar dari rumah keduanya, di antar ibu dan ayah. Rumah itu ia bayar setiap hari, untuk kelas nomor satu. Ia benci » Baca lanjutan ceritanya...

Perempuan Penembus Hujan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 9 May 2013
Hujan masih meninggalkan jejak pelariannya di tanah ini. Kharisma berbalut angin sepoi yang menerbangkan asa tiap individu. Jejak pelarian hujan, bagaimanapun jua, akan tercium bahkan oleh mikroorganisme di luar cakupan mikroskop elektron sekalipun. Sejak zaman dulu, zaman sekarang, hingga » Baca lanjutan ceritanya...
Cerpen Sebelumnya »