Ida Febrianty

Kumpulan cerpen karangan "Ida Febrianty" , Total diketemukan sebanyak 7 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Kebahagiaanku Telah Sirna

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 23 April 2018
Setiap kali aku melihat keluarga yang rukun dan harmonis, pasti ada yang menyelinap di dalam hatiku. Ada rasa iri. Karena keluargaku tak seperti keluarga mereka. Setiap aku mendengar teman-temanku bercerita tentang ayah mereka, aku hanya mendengarkan dan rasanya ingin » Baca lanjutan ceritanya...

Cinta Lama Bersemi Kembali

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 18 April 2018
Aku termenung di dalam kamarku. Memandang bintang-bintang yang berkelip dengan pandangan kosong. Ya, sudah satu bulan yang lalu aku sudah tidak berhubungan lagi dengan Nayla (mantan pacarku), karena aku memergokinya sedang bersama laki-laki lain di bioskop. Akhirnya aku putus » Baca lanjutan ceritanya...

Pos Cinta

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 16 April 2018
“Makasih,” aku menerima sebuah kantong putih berisi nasi goreng pesananku. Aku segera menghampiri sepeda motorku dan menaikinya. Ternyata, hari ini awan hitam sudah menggumpal di langit. Aku harus cepat-cepat sampai rumah kalau tidak, hujan pasti akan mengguyurku. Ternyata, dugaanku » Baca lanjutan ceritanya...

Playboy

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 13 April 2018
Siang ini begitu terik. Matahari menyengat kulitku tanpa ampun. Sedari tadi aku mengusap keringat yang menetes di dahiku dengan dasi sekolahku. “Angkotnya pada ke mana sih? Sepi banget,” gumamku sambil melihat kanan kiri jalan. Berharap ada kendaraan umum yang » Baca lanjutan ceritanya...

Pertemuan Yang Tak Terduga

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 11 April 2018
“Yuk!!” Ajakku kepada Firda, sahabatku. Aku segera berjalan menuju ke kantin. “Eh.. kamu beli aja. Aku tunggu di sini!” Kataku. Aku malas harus antri hanya untuk membeli jajanan di kantin. Oh ya!! Kenalin namaku Naya Reva Anggraini. Panggilanku Naya. » Baca lanjutan ceritanya...

Tak Terbayangkan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 9 April 2018
Siang ini, aku berjalan bersama Wanda, sahabatku. Sejak keluar dari gerbang sekolah, Wanda terus saja mengomel soal pacarnya yang tiba-tiba minta putus dengannya. Aku hanya mendengarkannya sambil menahan kantuk. Tiba-tiba saja ada seorang cowok berseragam basket berlari ke arahku » Baca lanjutan ceritanya...

Korban Keegoisan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 April 2018
“Hei, Ris! Apa lo nggak dengerin gue?” Aku menoleh dengan wajah merengut ke arah Shila. “Apa, sih? Ganggu gue aja deh!” Bentakku. Shila mendengus kesal. “Lo liatin apa sih dari tadi?” Tanyanya. Aku berfikir, apakah harus aku ceritakan tentang » Baca lanjutan ceritanya...