Ita Sulistiani

Kumpulan cerpen karangan "Ita Sulistiani" , Total diketemukan sebanyak 6 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Peluang dan Kehidupan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 9 August 2016
Aku mengayuh sepeda tua warisan dari ayahku melewati sejajaran gedung-gedung tua berbahan batu bata merah yang semakin lapuk termakan usia di pinggir jalan yang sama tuanya. Udara pagi membelai kulitku yang pucat karena kedinginan meskipun aku sudah membebat seluruh » Baca lanjutan ceritanya...

Bakat (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 14 May 2016
Aku bersyukur memiliki sahabat seperti Dinda. Dia yang selalu ada di saat aku sedang berada dalam masa-masa sulit. Seperti sekarang ini, aku tahu dia akan selalu ada untukku. Setiap hari sepulang sekolah, aku selalu berlatih tenis dengan Dinda sampai » Baca lanjutan ceritanya...

Bakat (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 14 May 2016
Setiap manusia dilahirkan dengan bakat yang unik dan khas bagi setiap pemiliknya. Setiap orang ditakdirkan memiliki bakat yang berbeda dengan orang lain, bahkan dengan saudara kembar saja bakat belum tentu bisa sama. Namun, tidak jarang beberapa orang memiliki bakat » Baca lanjutan ceritanya...

Be My Best Friend (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 12 May 2016
Akhirnya aku pergi juga ke Jepang. Melanjutkan sekolah menengahku, kemudian masuk sebuah universitas di sini. Jepang adalah sebuah negara yang maju dan penuh hal-hal yang menarik. Budaya membaca di sini sangat tinggi. Hampir di segala tempat aku bisa menemukan » Baca lanjutan ceritanya...

Be My Best Friend (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 12 May 2016
Kesempurnaan. Mungkin itulah kata yang tepat untuk menggambarkan kehidupanku saat ini. Harta, paras yang cantik, fasilitas yang mewah, nilai yang selalu di atas rata-rata, dan kebutuhan hidup yang serba tercukupi, bahkan lebih cenderung berlebihan. Tidak seperti kebanyakan anak orang » Baca lanjutan ceritanya...

Kecoa

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 17 November 2015
Malam itu rasanya badanku tertimpa batu seberat 100 ton! Pegal dan berat sekali. Ingin rasanya aku minta dipijitin Mamah, tapi kubatalkan niatku itu. Aku kasihan melihat Mamahku yang cantik itu kelelahan karena telah mengerjakan pekerjaan rumah seharian penuh. Ditambah » Baca lanjutan ceritanya...