Junita Aprillia

Kumpulan cerpen karangan "Junita Aprillia" , Total diketemukan sebanyak 6 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Mahkota Usang

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 19 January 2022
Seorang wanita yang berdaki dosa dan berpeluh maksiat menangis sesenggukan di sudut kamar mandi. Berkali-kali menggosokkan sabun di seluruh tubuhnya. Perasaan berkecamuk, penuh rasa hina. Berkali-kali nafsu mempermainkannya hingga terpedaya oleh kubangan dosa. “Hanin! Buruan keluar kamar, ada tamu » Baca lanjutan ceritanya...

Al, Siang dan Malam

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 16 October 2021
Matahari mulai bersinar dan angin mulai menerpa wajah. Seorang ibu dan anak sedang dalam perjalanan pulang ke kampung halaman. Mereka akan menginap di rumah neneknya. Di sepanjang perjalanan Al sibuk mengamati lingkungan sekitarnya. “Bunda, Al mengantuk, mau tidur dulu, » Baca lanjutan ceritanya...

Bapak

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 28 August 2021
Riuh tawa menggema di gedung kampusku. Ramai mahasiswa berpakaian rapi dan jubah panjang yang menutupi semua badan hingga lutut dan menutupi semua lengan serta dilengkapi atribut ekstra sebagai pelengkap khas orang wisuda. Raut ceria terpancar di wajah mereka. Sesekali » Baca lanjutan ceritanya...

Yang Pipih Tidak Datang Melayang

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 11 August 2021
Itu adalah hari dimana aku semakin mencintai perjalanan hidupku. Aku yang dulunya selalu mengeluh dalam menjalani kehidupan sehari-hariku. Aku yang dulunya selalu ingin mati saja, berbaring dalam kubur mungkin lebih baik dalam perilaku kala itu. Hingga suara merdunya membuat » Baca lanjutan ceritanya...

Bang Ilham

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 2 August 2021
Terima kasih candunya. Ini adalah awal ketagihanku. “Sini abang bantu keluarin motornya,” ujar Bang Ilham. Aku hanya membalasnya dengan senyuman. “Terimakasih Bang,” ujarku ketika Bang Ilham selesai mengeluarkan motorku. “Sama-sama,” balasnya sambil memamerkan senyuman manisnya. Percakapan singkat tadi setelah » Baca lanjutan ceritanya...

Tidak Jadi Janji

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 1 May 2021
“Aku hanya sedikit kecewa, kau tidak bisa menjadi seseorang yang membuat badut sepertiku tersenyum sungguhan.” (Fiersa Besari). “Guys! Ada beruang kutub nyasar ke sini,” pekik Kak Zara hampir memecah gendang telingaku. Aku yang sedang asyik mendengar suara Bung Fiersa » Baca lanjutan ceritanya...