Khairul A.El Maliky

Kumpulan cerpen karangan "Khairul A.El Maliky" , Total diketemukan sebanyak 10 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Cinta Bersemi di Bumi Jerash

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 28 March 2021
Malam membungkus langit Jerash dengan tabir kesunyian. Hantu-hantu malam berjubah hitam melayang-layang di pusaran langit seraya meraung-raung, memanggil-manggil kematian. Malaikat Pencabut Nyawa berjuta-juta kali menatap wajah manusia untuk memberikan isyarat akan datangnya kematiannya. Bulan purnama mengintip dari balik daun » Baca lanjutan ceritanya...

Kidung Kidung Sunyi

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 28 March 2021
Suara kumandang adzan melengking-lengking di petala langit. Para jamaah burung pun kembali menuju sarangnya di balik pohon waru dan asam jawa yang banyak tumbuh di pinggir ladang dan sawah. Rupanya mereka mendengar panggilan adzan dan hendak menghadap Tuhan. Pada » Baca lanjutan ceritanya...

Purnama di Atas Pesantren

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 23 March 2021
Jasit diminta untuk menemui Pak Kyai di ndalem. Maka dengan tunduk dan patuh, pemuda berusia 20 tahun itu lekas-lekas meninggalkan masjid pusat menuju ke ndalem. Baginya, perintah Pak Kyai adalah perintah dari seorang raja yang tidak boleh dibantah. Sendiko » Baca lanjutan ceritanya...

Kematian Kang Pardijon

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 23 March 2021
“Gi, apakah kau tidak merindukan ibumu di kampung?,” demikian pertanyaan yang tiada henti memberondong bak antrean rakyat jelata korban Corona yang mendapat Banpres(Bantuan Presiden) berupa uang sebesar 600 ribu rupiah pada kasir di kantor pos. Teman-temanku sesama kuli di » Baca lanjutan ceritanya...

Tuhan Mengapa Aku Berbeda?

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 13 March 2021
Aku masih tidak percaya dengan apa yang telah aku alami. Tiba-tiba aku bangun dari tidurku dan naik ke dek kapal, lalu seolah sebuah kejadian ajaib, kapal yang aku naiki berubah menjadi kapal raksasa. Setelah itu aku menyaksikan orang-orang yang » Baca lanjutan ceritanya...

Sang Nabi

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 13 March 2021
Pagi-pagi betul ketika semburat cahaya matahari pagi menyapu ujung dedaunan pohon pisang dan pepucuk daun sukun aku sudah selesai sarapan, lalu berangkat mengajar. Perlahan namun pasti, jarum cahaya mulai mencumbu ujung rerumputan di mana embun seumpama kilau mutiara. Padi-padi » Baca lanjutan ceritanya...

Bahtera Nabi Nuh (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 27 February 2021
Perahu pun melaju. Setelah mengalami perjalanan panjang akhirnya aku menginjakkan kakiku di sebuah pulau yang subur, dimana padi menguning, sungai meliuk-liuk, gunung berjubah awan, dan burung-burung saling bermesraan di antara reranting pepohonan. Aku bertanya-tanya, apa nama pulau asing itu. » Baca lanjutan ceritanya...

Bahtera Nabi Nuh (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 27 February 2021
Dengan sajadah biru ibu yang kusandang di bahu aku berangkat ke musalla saat kumandang azan Magrib mengalir di udara. Langit terbungkus selendang hitam yang bergulung di atas sana. Angin yang bersembunyi di balik rahasia menusuk tulang dan meniup pepucuk » Baca lanjutan ceritanya...

Kakek Tua Pembawa Tongkat

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 14 February 2021
Sore harinya, cahaya matahari pulang lebih awal dari biasanya. Sebab gaun kelabu yang bergulung-gulung menutupi tubuh langit yang masih perawan. Burung-burung juga kembali ke sarangnya masing-masing. Mereka memastikan tidak ada satupun anggotanya yang terperangkap oleh hujan yang hendak turun. » Baca lanjutan ceritanya...

Sajadah Biru Ibu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 14 February 2021
Sajadah biru tua polos satu-satunya bekas milik ibuku sudah dicuci oleh ibu tadi pagi lalu dibentangkan di atas seutas tali jemuran yang dikaitkan di antara dua pancang kayu kajaran di belakang rumah. Ujungnya berkibar-kibar macam bendera tiap upacara hari » Baca lanjutan ceritanya...