Kunti Zakiyah

Kumpulan cerpen karangan "Kunti Zakiyah" , Total diketemukan sebanyak 5 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Terserah Wenna

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 31 December 2016
“Ayo Mas!” ajak Wenna pada seseorang yang sedari setengah jam lalu stand by di atas ‘motor gede.’ Mereka pun melintasi banyak desa. “Dek, rumahnya masih jauh?” tanya lelaki itu -Mas Gagas. “Bentar lagi kok, itu ada janur kuning,” Wenna » Baca lanjutan ceritanya...

Sepotong Kenangan Si Tunas

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 30 December 2016
Kususuri koridor panjang. Berharap menarik tebaran jala yang kutebar karena memerangkap sosok berbingkai kerudung biru lebar. Berharap mendengar derap langkah menujuku. Berharap mendapat potongan senyum dan sapaan dari bidadari bermata jeli itu. Ah! Tidak mungkin! Itu semua hanya asa » Baca lanjutan ceritanya...

Kepingan Tentang Dia

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 27 December 2016
Aku merasa iri pada seorang wanita. Wanita yang mana? Siapa? Tentu saja pada dia! Sesosok wanita penginspirasi hidup, dia wanita yang cantik, berhati lembut, penyayang, saleha, penyabar, begitu sempurna. Misalnya, apa yang pernah dia lakukan?! Hm, tak perlu kau » Baca lanjutan ceritanya...

Kita Yang Dulu Berhati Baik

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 27 December 2016
Ahad, 14 hari setelah 30 Agustus 2015. Yuy, tanpa sengaja kutemukan surat tertanggal 30 Agustus 2007 -surat bermutu kelas teri yang tak tersampaikan padamu sesuai waktunya. Senyum aneh, geli serta decakan ‘ck… ck… ck…’ mem-background-i pembacaan ulang -maafkan aku » Baca lanjutan ceritanya...

Semburat Mimpi-Mimpi Faiz

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 6 April 2013
Mataku berbinar-binar, sangat senang mendengar rencana Masku-Mas Ardy. Aku tidak bisa berhenti untuk tersenyum bahagia. Kutatap Mas Ardy, aku sangat bahagia. Seketika Mas Ardy beringsut dari tempat duduknya, mempersilakanku untuk naik ke atas moge-nya. Beberapa saat kemudian kami sudah » Baca lanjutan ceritanya...