Marsono Reso Diono

Kumpulan cerpen karangan "Marsono Reso Diono" , Total diketemukan sebanyak 7 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Cinta Bersaudara

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 14 November 2017
Jesica mendekatkan dirinya pada Prayoga di sofa. Prayoga kelihatan aneh dan kikuk. Selain itu dia masih capek baru saja pulang kerja. Mungkin karena mereka duduk saling berdekatan. Memang saat itu hanya mereka berdua yang duduk di sofa ruang tamu, » Baca lanjutan ceritanya...

Celoteh Kristina

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 14 November 2017
“Aku hamil…”. Wulan mengatakan itu di depan bapaknya yang lagi asyik menonton berita di TV. Dia lalu duduk juga di sofa dekat bapaknya, seraya menyulut sebatang rok*k, melempar tasnya di lantai merebahkan badannya dan meluruskan kakinya diletakkannya di meja. » Baca lanjutan ceritanya...

Syair Cinta Ulang Tahun Pramuka

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 14 November 2017
Deru gegap gempita Indah dalam gemerlap api unggun yang menyala Naungan rembulan menggugah ambisi nyata Dalam dekapan malam ulang tahun Pramuka Aku tak kuasa menatap dan terus menatapmu membuang lamunan asa Hingga kurekam puisi yang dia bacakan ketika pentas » Baca lanjutan ceritanya...

Hilangnya Kehormatan Bontak dan Erai

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 14 November 2017
Menyadari kebutuhan akan pendidikan anaknya, Lurah Sayid menyekolahkan anak satu-satunya ke Sekolah Belanda di Kompleks Kadipaten Keraton Belengkong bersama anak-anak pegawai Pemerintahan Belanda. Hanya anak-anak dari pegawai pemerintah saja yang diperbolehkan bersekolah di tempat termasyur itu. Anak dari Lurah » Baca lanjutan ceritanya...

Budi, Siti dan Surti

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 14 October 2016
“Mendadak sekali…”, Surti terkaget setelah mendengar kepergian salah satu sahabatnya, Siti. “Ya, katanya, ibunya sakit di kampung, mendadak Dia harus pulang…”, sahut Wati. “Secepat itu… Kok nggak ngasih tau dulu ke Aku…” “Tau Tuh…, katanya buru-buru…” “Perasaan, kemarin ketika » Baca lanjutan ceritanya...

Wening Memang Bukan Suci

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 8 February 2016
Biarlah malam ini Aku menyendiri, nampaknya Dewi Malam tak lagi mau menemaniku seperti hari-hari kemarin. Atau mungkin Sang Rembulan itu juga sedang dirundung kegalauan seperti yang ku rasakan saat ini, hingga dia bersembunyi di peraduannya. Angin malam yang biasanya » Baca lanjutan ceritanya...

Abu Abu Dalam Biru Langit

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 January 2016
Pagi yang ceria, meski Sang Mentari malu-malu menampakkan sinar hangatnya. Musim telah berganti. Memanggil angin mendung, menyibak kabut tebal yang menyelimuti bumi. Begitu sinarnya tiba, semua bahagia, bunga bermekaran, kupu-kupu terbang kian ke mari menghampiri semua kerabatnya untuk diajak » Baca lanjutan ceritanya...