N. Ratna. D

Kumpulan cerpen karangan "N. Ratna. D" , Total diketemukan sebanyak 6 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

I Love Him (Part 4)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 17 May 2019
Kuhempaskan tubuhku ke kasur. Rasanya sakit, sakit sekali. Bagaimana dia tega melakukan ini padaku?, kalau memang dari awal dia tidak mau pacaran sama Aku harusnya dia tidak memintaku agar menjadi pacarnya. Aku mengirim pesan untuk Kak Septiyan, meminta bertemu » Baca lanjutan ceritanya...

I Love Him (Part 3)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 17 May 2019
Aku menjalani hari-hariku dengan bahagia hingga tak terasa hubungan kami sudah lebih dari setahun. Kak Septiyan sekarang sudah jadi mahasiswa. Meskipun sudah tidak satu tempat menuntut ilmu yang sama Kami masih sering jalan bersama. Tapi sudah dua hari ini » Baca lanjutan ceritanya...

I Love Him (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 9 May 2019
Setelah celingukkan mencari kendaraan umum melintas sebuah angkot yang segera Aku hentikan. Di angkot tidak juga kurasakan ketenangan yang lama, karena tepat kurang tiga ratus meter jaraknya dari sekolah jalan raya macet total. Kuputuskan untuk turun di sini dan » Baca lanjutan ceritanya...

Yes! I’m Your Home (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 9 May 2019
Matahari semakin melesat ke bawah. Udara sudah berubah menjadi lebih sejuk dari sebelumnya. Aku melirik jam tangan yang melilit di tangan kiriku. Sudah menjelang pukul 4 sore. Aku pulang dengan hati yang cukup senang bagaimana tidak, menghabiskan waktu bersama » Baca lanjutan ceritanya...

Yes! I’m Your Home (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 9 May 2019
“Sudah Ki, ikhlasin Resa biarkan dia tenang di alam sana” Aku mengelus pundak laki-laki yang jongkok di samping makam. Tangannya meremas tanah makam yang basah, matanya sembab habis menangis. Pemakaman sudah sepi hanya tinggal kami berdua. “Aku harus gimana » Baca lanjutan ceritanya...

I Love Him

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 3 May 2019
Wajahku langsung memanas ketika namaku dipanggil ke depan. bagaimana tidak? Aku dipanggil ke depan untuk membaca puisi cinta yang kutulis beberapa menit yang lalu. Memang Aku yang menulis suratnya tapi, itu bukan keinginanku, itu kulakukan hanya karena mengikuti peraturan » Baca lanjutan ceritanya...