Norma Yunita

Kumpulan cerpen karangan "Norma Yunita" , Total diketemukan sebanyak 6 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Bocah di Sudut Pasar

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 January 2017
Aku sekarang duduk di bangku kelas IX SMP tapi Ayah masih juga belum menambah uang sakuku. Kadang aku kesal, ketika melihat teman-temanku membeli aksesoris cantik yang harganya cukup mahal. Aku kesal karena uang sakuku tak cukup untuk membeli aksesoris » Baca lanjutan ceritanya...

Sabtu Malam Nila

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 January 2017
Setiap tetesnya membasahi hati yang mengering, gersang, tapi sayangnya aku kehilangan senja kali ini. Secangkir capucino dan salah satu buku karangan idolaku menemani malam mingguku ditengah rintik hujan yang tak kunjung usai. Jika biasanya kunikmati capucino panas yang agak » Baca lanjutan ceritanya...

Di Balik Senja Nila

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 January 2017
25 menit berlalu tapi aku masih berdiri di hadapan cermin di muka lemariku. Mematutkan diriku dengan segala upaya. Walaupun aku tahu semua itu hanyalah sia-sia. “Siapa gadis dengan kemeja biru dan celana hitam yang berdiri tepat di hadapanku?” Hanya » Baca lanjutan ceritanya...

Senja Nila Membiru

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 30 November 2016
Sore ini aku begitu iri pada langit. Lembayung memeluknya erat, gumpalan awan putih pun menambah indahnya lukisan tuhan kali ini. Sedangkan aku, hanya terduduk sendiri di bawah pohon tisuk yang menjadi tempat favoritku. Entah kenapa aku begitu senang menatap » Baca lanjutan ceritanya...

Kado Untuk Eno

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 17 November 2016
Adzan Subuh belum berkumandang tapi Abah sepertinya tak bisa membiarkan cucunya tidur lebih lama. Padahal aku baru saja tidur satu jam yang lalu karena harus mengerjakan tugas kuliah Medina. Mataku masih sulit terbuka tapi semakin lama aku bangun semakin » Baca lanjutan ceritanya...

Die, Malaikatku

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 12 November 2016
Tuhan menjawab beberapa doaku meskipun dosa yang kutimbun semakin menggunung. Aku pikir aku adalah orang yang beruntung, lagi-lagi. Tiba-tiba tuhan mengirimnya, dari mana? Utara? Selatan? Timur? Barat? Atau mungkin Tenggara? Entahlah darimanapun dia tapi aku menyebutnya malaikat. Suaranya begitu » Baca lanjutan ceritanya...