Putri Andriyas

Kumpulan cerpen karangan "Putri Andriyas" , Total diketemukan sebanyak 15 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Kau dan Pendakianku

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 13 December 2016
Pagi ini aku sudah siap dengan semua peralatan, perlengkapan pribadi serta logistik di dalam ransel seberat 40 liter. Sepatu bertali serta jaket anti air pun tak lupa ku bawa. Hari yang kutunggu-tunggu, akhirnya datang juga. Setelah sekian lama, menantikannya » Baca lanjutan ceritanya...

Jangan Dekati Aku

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 26 November 2016
Mia, gadis berusia 19 tahun ini terkenal jutek, galak, dan tidak mudah didekati. Beberapa teman kuliah menyebut dirinya cewek judes anti cowok. Lantaran sikapnya yang dingin terhadap teman cowok. Sementara kepada teman perempuan, sikapnya justru berbanding terbalik. Ia selalu » Baca lanjutan ceritanya...

Mau Merid Ketemu Mantan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 8 November 2016
Semenjak hari tunangan berlangsung, tanggal akad nikah dan resepsi pernikahan pun telah ditetapkan. Dua bulan lagi, acara akan segera dilaksanakan. Tak banyak waktu untuk bersantai, segala persiapan pernikahan telah dilakukan. Mulai dari mengurus surat dan berkas-berkas ke Pak RT, » Baca lanjutan ceritanya...

Setengah Bagian Hidup Rania

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 1 September 2016
Sejak masa ospek yang berlangsung selama tiga hari itu, hubungan Rania dengan Oki bertambah akrab. Meskipun jurusan yang mereka ambil berbeda, tapi tidak membuat keduanya saling menjauh. Melainkan jadi makin dekat. Rania gadis berambut panjang dan bergelombang ini diterima » Baca lanjutan ceritanya...

Cinta Itu Masih Tinggal Di Hati

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 23 July 2016
Genap sudah lima tahun berlalu, semenjak aku memutuskan melanjutkan studi ke luar kota. Aku masuk ke salah satu Universitas swasta di Semarang. Awalnya kedua orangtuaku enggan untuk melepas kepergianku. Namun berkat adanya paman, aku diijinkan pergi. Dengan satu syarat, » Baca lanjutan ceritanya...
« Cerpen Selanjutnya