Rana Dakka

Kumpulan cerpen karangan "Rana Dakka" , Total diketemukan sebanyak 6 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Yang Ada Di depan Jendela

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 25 July 2016
Kebanyakkan cerita seram itu berasal dari bangunan tua, rumah tidak berpenghuni, gedung kosong, atau pun dari kuburan atau pohon yang tinggi besar. Tapi kali ini cerita seramku berasal dari gedung yang selalu ramai orang, terang dan cukup bersih. Memang » Baca lanjutan ceritanya...

Mam

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 11 June 2016
Padang rumput itu sudah tumbuh sepenuhnya. Tidak seperti terakhir ku tinggalkan. Gersang dan hanya ada satu pohon yang berdiri di sana. Pohon yang selalu ku datangi setiap aku mempunyai masalah dengan Daddy. Aku hanya bisa berteduh di bawahnya, hanya » Baca lanjutan ceritanya...

Wanita Berbaju Hitam

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 March 2016
02.00 siang. “Bagaimana?” tanya seorang polisi di sebelahku. Aku menggeleng. “Tidak ada,” jawabku. “Ah..” katanya pelan. Polisi itu lantas pergi menjauh meninggalkanku. Langkahnya yang berat bisa ku rasakan dari balik punggungku. Aku menyunggingkan senyum. Mataku belum lepas dari apa » Baca lanjutan ceritanya...

Marie

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 19 February 2016
Pria itu memandangku tanpa berkedip. Wajahnya yang tirus terlihat pucat dan sedikit tidak berdaya. Tangannya yang keras dengan jari-jarinya yang panjang dan kurus memegang serangkaian bunga yang masih segar. Aku berusaha untuk mengalihkan pandanganku darinya tapi tetap saja dia » Baca lanjutan ceritanya...

Merindukan Mu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 19 February 2016
Aku merindukanmu. Merindukan ranselmu, merindukan gulungan lengan baju hitammu, merindukan sunggingan bibirmu, merindukan sapaan pagi harimu: ‘Morning sunshine’. Dan aku terus merindukanmu. Waktu itu seharusnya aku tidak usah membalas smsmu lagi, seharusnya aku tidak mengangkat dering telepon darimu. Seandainya » Baca lanjutan ceritanya...

Forgive Me, Lyla

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 29 January 2016
Aku tertegun memandang dua orangtua yang berada di seberang mejaku. Akankah aku bisa seperti mereka, tetap berteman sampai umur mereka tidak muda lagi. Dan rasa bosan itu datang. Sudah beberapa menit yang lalu aku masih saja terduduk di tempat » Baca lanjutan ceritanya...