Ranita Nurul Laily

Kumpulan cerpen karangan "Ranita Nurul Laily" , Total diketemukan sebanyak 6 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Ma Dengarkan Aku

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 5 August 2017
Aku terpejam dan merasakan setiap detik denyut nadi yang bekerja. Gemercik darah menetes, saat sayatan itu terbuka menganga di pergelangan tanganku. Seketika aku tak lagi mendengar denyut dari nadiku dan aku menemukan pelangi indah di dalam duniaku. Telah lama » Baca lanjutan ceritanya...

Selepas Hujan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 27 May 2017
Hujan adalah hal yang paling sederhana yang membuat orang merasa tenang dan damai. Menit yang sama seperti yang aku lalui sebelumnya, bersenderkan sebuah tiang ring di sebuah lapangan basket. Perlahan tiang itu seperti menjauh dariku. “Kenapa?” Menit itu berlalu » Baca lanjutan ceritanya...

Stay Believe Of You Boy

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 3 August 2016
Tiap detik ku menantimu. Tetesan airmata selalu tercurah di tiap malam ku. Yah mengingat mu, mengingat bahwa aku sudah menyayangimu. Terasa singkat bila aku memutuskan untuk takut kehilanganmu, yah wajar saja masih 3 minggu kita kenal dan memutuskan menjalin » Baca lanjutan ceritanya...

The Best Farewell

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 21 July 2016
Dag dig dug… degup jantungku, tubuh bergetar langkah terpaku terdiam, terlihat mata memerah di hadapanku ia berusaha meraih kedua tanganku dan Bibir itu mulai berbicara “Maafkan aku ran, aku tidak bisa menjalin cinta denganmu lagi” “Apa maksudmu?” Hati memberontak » Baca lanjutan ceritanya...

Suratan Takdir Allah Untuk Ku

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 15 March 2016
Sendiri aku malam ini bagai bintang tak menemani rembulan. Ku bersandar di batu nisan yang akan menuliskan namaku esok nanti. Ku menatap langit, “Subhanallah begitu indah ciptaanmu ini.” Ku tundukkan wajahku, seketika air mata menetes di pipiku, begitu deras » Baca lanjutan ceritanya...

White Blue Love Story

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 2 March 2016
Ku nikmati sepi malam ini, bagaikan di tengah hutan tanpa cahaya yang menerangi. Masih duduk di tempat yang sama, suasana yang sama hanya saja waktu yang membedakan. Kepala ini mengalami gangguan, pikirku tak karuan entahlah apa aku pikirkan saat » Baca lanjutan ceritanya...