Ria Puspita Dewi

Kumpulan cerpen karangan "Ria Puspita Dewi" , Total diketemukan sebanyak 26 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Jangan Tatap Matanya

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 22 April 2017
“Tatap mata saya! Lebih dalam dan lebih dalam lagi! Dalam hitungan ke-3, maka kau akan tertidur. 1… 2…” 3. Sudah dapat kutebak, acara yang sangat membosankan. Kumatikan saja Tv itu. Sungguh malam yang sunyi, hanya terdapat suara seekor jangkrik » Baca lanjutan ceritanya...

Pandangan Pertama

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 April 2017
Aulyani Indira. Panggil saja aku Aulya. Gadis berusia 17 tahun, yang sampai saat ini masih mengenakan seragam putih abu-abu. Kakiku masih terus melangkah, menelusuri sepanjang koridor sekolah. Kuamati keadaan sekitar, bermacam aktivitaspun mewarnainya. Apalah maksudnya? Sok mengajari bermain basket, » Baca lanjutan ceritanya...

Percayalah

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 21 March 2017
Sayup-sayup sorotan cahaya itu mulai tampak di antara ribuan uapan air laut yang akhirnya menjadi rintikan air hujan. Sorotan cahaya itu tampak segera menghindar dan meneduh di teras rumah lengkap dengan sang pengemudi. Ini roda 2, bukan roda 4. » Baca lanjutan ceritanya...

Dusta Persahabatan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 15 March 2017
Pagi yang tetap sama. Gelap tanpa secercah cahaya. Ini adalah hari-hari biasa yang sangatlah membosankan. Mau pagi, siang, sore, ataupun malam, semuanya gelap gulita. Sudah biasa sejak 6 bulan yang lalu. Yang bisa kulakukan hanyalah tetap berusaha tersenyum dalam » Baca lanjutan ceritanya...

Aku Adalah

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 8 February 2017
Di sebuah rumah sakit, tampak seorang lelaki bernama Abi tengah berjalan dengan membawa satu buket bunga mawar putih. Sepertinya, ia akan menjenguk seseorang di rumah sakit itu. Tibalah langkahnya di depan sebuah kamar pasien. Dilihatnya seorang wanita tengah duduk » Baca lanjutan ceritanya...

Karena Pena

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 1 February 2017
Masih terngiang jelas di pikirannya, bayangan mengenai adik tercintanya yang sangat menginginkan sepeda baru. Namun si gadis pemilik nama Erli Indriyani itu sadar betul bahwa ia bukanlah dari kalangan yang mampu membeli segalanya. Tiba-tiba, pandangan Erli tertuju pada sebuah » Baca lanjutan ceritanya...

Tentangmu Sahabat

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 30 January 2017
Tampak suasana pagi yang lumayan cerah. Seorang gadis duduk seorang diri di teras depan rumah. Gadis yang cantik, Ririn namanya. Jari-jemarinya begitu lincah menari di atas tombol ponselnya. Tiba-tiba, kedatangan seseorang itu cukup membuatnya lumayan terkejut. Clarissa, sahabatnya. Clarissa » Baca lanjutan ceritanya...

Seputih Kotak Pagi

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 24 January 2017
Aluna. Si gadis kecil yang cantik, secantik boneka kelinci putih yang tengah ia mainkan di teras depan rumah. 10 tahun umurnya saat ini. Rambutnya yang lurus panjang, semakin menambah kecantikannya. Tiba-tiba kegembiraannya itu terusik, tatkala terdapat seorang anak lelaki » Baca lanjutan ceritanya...

Please Forgive Me

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 21 January 2017
Tangan itu masih terus memencet nomor telepon yang ada di layar handphone. Lagi dan lagi nomor yang dituju sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan. Intan tampak mulai sebal dengan temannya itu yang ternyata bernama Rani. Entah sudah keberapa » Baca lanjutan ceritanya...

Dua Sebangku

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 21 January 2017
Pagi yang cerah. Kicauan burung pun ikut mengiringi. Kendaraannya tampak telah terparkir rapi. Ia segera turun dan melangkah menuju kelasnya. Kakinya berhenti bekerja tepat setelah ia sampai di tempat duduknya. Pemilik kaki itu bernama Pita. Kring.. kring.. kring.. Bel » Baca lanjutan ceritanya...
Cerpen Sebelumnya »