Rita Lestari

Kumpulan cerpen karangan "Rita Lestari" , Total diketemukan sebanyak 5 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Ku Bawa Hatiku Ke Dalam Damai (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 5 April 2014
Tiga hari kemudian, Edo datang menghampiriku. Saat itu aku sedang duduk di taman, sepulang kuliah. Sementara Alya dan Teo pergi, kencan. “Hei Mel, kok sendirian aja?” “Alya kencan sama Teo”. “Ohh..”. “Kamu kemana aja sih? Kebiasaan buruk, ngilang berhari-hari » Baca lanjutan ceritanya...

Ku Bawa Hatiku Ke Dalam Damai (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 5 April 2014
Malam ini adalah malam yang paling gelap yang pernah kulihat. Tak ada kelipan kejora bintang, pantulan cahaya bulan bahkan, petir yang menyambar-nyambar. Hanya hitam yang tampak. Semburat cahaya kehitaman pun tak dapat ku lihat. Semuanya legam tampak di pelupuk » Baca lanjutan ceritanya...

Persembahan Buat Mama (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 26 December 2013
Beberapa hari kemudian, tepat hari libur sekolah. Ara diajak sang paman pergi ke Jakarta. Pada saat itu juga Ara berinisiatif untuk menemui ayahnya kembali. Kali ini ia datangi kediaman ayahnya. Ia tidak sendiri, ia ditemani Om dan sepupunya. Ara » Baca lanjutan ceritanya...

Persembahan Buat Mama (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 26 December 2013
Sejak usia belum genap satu tahun, Ara hidup tanpa kehadiran seorang ayah. Ayahnya pergi meninggalkannya dan ibu yang sangat dicintai serta mencintainya. Melihat teman-temannya yang tumbuh dengan orangtua yang lengkap, ia merasa tak seberuntung mereka. Ara yang saat itu » Baca lanjutan ceritanya...

Kutipan Cinta di Akhir Senja

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 10 September 2013
Heningnya malam semakin hening, saat denting jam dinding seolah mengalun tanpa nada. Hembusan angin meniup sejuk, merayap membangunkan sosok wanita yang terbaring pulas. Mila. “Subhaanallah”, ucap Mila. Kemudian mengambil wudhu dan segera mengerjakan shalat malam. Dengan kusyuk ia manghadap » Baca lanjutan ceritanya...