Rosminah Antang

Kumpulan cerpen karangan "Rosminah Antang" , Total diketemukan sebanyak 7 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Dear Mama Papa

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 2 January 2017
Pernahkah kau bicara, tapi tak didengar? Tak dianggap sama sekali! Kumohon dengarkan aku sekali saja! Mama.. Papa.. Apakah kalian tidak percaya padaku? Aku ini anakmu! Jangan perlakukan aku seperti ini. Setiap malam aku menangisi hidupku. Menyesali keterlibatanku di dunia » Baca lanjutan ceritanya...

Rindu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 2 January 2017
“Loe beneran nggak mau jalan sama gue ntar sore?” Tanya Bayu padaku. “Males ah!” “Kok gitu sih Rin? Kemarin ajah Loe semangat banget pengen ke mall. Trus sekarang, Loe kenapa?” “Yu Ayu Bayuu.. Kemarin itu bukan sekarang, Loe tau » Baca lanjutan ceritanya...

Siapa Sih Billy?

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 31 August 2016
Semilir angin lembut siang ini menyibak helai demi helai rambut panjangku. Aku masih duduk manis di kursi taman ini hampir 2 jam yang lalu. Entah bagaimana rupa orang yang kunanti. Tapi, aku masih betah disini. Beberapa lembar surat beramplop » Baca lanjutan ceritanya...

Last Summer

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 31 August 2016
Aku merasa aneh belakangan ini. Dia selalu saja menghantuiku. Tapi dia bukan hantu. Dia manusia, manusia yang seperti hantu untukku. Atau.. ahh lupakan saja! Namaku Lindsey Anastasya, gadis berusia 21 tahun yang lahir di New York. Perlu diketahui bahwa » Baca lanjutan ceritanya...

Pesan Singkat

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 24 August 2016
Aku terbangun di pagi ini. Namaku Angel, usiaku 17 tahun. Aku baru saja selesai melaksanakan Ujian Nasional tiga hari yang lalu. Pagi yang kurang cerah. Hooaamm.. Aku masih mengantuk! Kuraih HPku yang ada di meja sudut ranjang. HPku tidak » Baca lanjutan ceritanya...

Orangtuaku Rinduku Kekecewaanku

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 20 August 2016
Kapan semuanya kan berakhir indah ketika aku mengetahui bahwa orangtuaku pun tidak pernah menginginkanku hadir. Setiap hari aku mendapati mereka membetakku, mencelaku, bahkan memukuliku. Mereka selalu menyesali kelahiranku. Namun, itu bukanlah kehendakku untuk terlahir di dunia ini. Apakah itu » Baca lanjutan ceritanya...

Rio

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 20 August 2016
Sudah terlalu banyak puisi yang kuciptakan untukmu Rio! Entah kenapa kau belum juga mengerti perasaanku. Tidakkah kau tahu bahwa di luar sana banyak yang menanti dan menungguku untuk hadir di kehidupannya, hah?! Kau selalu saja seperti ini! Hanya mengaggapku » Baca lanjutan ceritanya...