Uswatun Hasanah

Kumpulan cerpen karangan "Uswatun Hasanah" , Total diketemukan sebanyak 5 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Penantian Seorang Aisyah

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 17 October 2017
Sudut surau yang tampak remang ini selalu menjadi tempat dimana aku bisa meredam semua sedihku, mendengarkan suara-suara mereka yang dengan lantangnya melantunkan bacaan-bacaan indah itu.. semangat yang memancar dari mata-mata indah yang mereka punya selalu membuatku tersenyum, melihat ini » Baca lanjutan ceritanya...

Anak Tukang Becak Kuliah Di Inggris

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 31 July 2017
Dia adalah Eca, anak SMP yang rajin belajar, baik hati dan tidak sombong. Ia hidup dalam keluarga yang kurang mampu, ibunya seorang penjual sayur dan ayahnya seorang penarik beca. Walaupun begitu semangatnya untuk belajar tak pernah patah. Setiap hari, » Baca lanjutan ceritanya...

Atas Nama Ayah

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 25 March 2017
Malam pilu mengikat, di antara lorong jalan setapak langkahnya merancu memulai Bismilah dari depan pintu rumah, mendorong gerobak tua berisi sekoteng yang ia tawarkan lewat bunyi gelas di depan gagang pegangan gerobak. Berharap ada banyak badan yang mencari kehangatan » Baca lanjutan ceritanya...

Permusuhan Berujung Cinta

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 22 January 2015
Hai, gue Pricillia Sagita, panggil aja Cilla. Gue sekolah di SMA Harapan Bangsa Jakarta kelas 10. Gue punya orang-orang yang paling gue sayang. Yang pertama nyokap dan bokap gue, kakak gue, dan sahabat-sahabat gue yang baik hati. Nyokap dan » Baca lanjutan ceritanya...

Bukankah Rencana Tuhan Itu Pasti Indah

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 March 2014
Dulu aku pernah bermimpi, bermimpi bisa selamanya bersama kamu. Aku sangat berharap kamu mencintaiku setulus hatimu sama seperti aku yang mencintaimu sepenuh hatiku. Tapi cintaku yang begitu tulus dan setia ini telah kamu khianati dan kamu memilih untuk pergi, » Baca lanjutan ceritanya...