Vindasya Almeira

Kumpulan cerpen karangan "Vindasya Almeira" , Total diketemukan sebanyak 6 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Study Tour

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 22 August 2015
Hari ini adalah hari yang sangat ditunggu-tunggu olehku. Hal yang sangat menyenangkan itu akan segera tiba. Yup, Study Tour!!! Yey I like it! Hari ini tanggal 18 Desember 2013, SDN Beji 5 akan mengadakan acara study tour ke Museum » Baca lanjutan ceritanya...

Synta dan Syerli

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 20 September 2013
Pada suatu hari, hiduplah dua orang anak kembar yang bernama Synta dan Syerli. Mereka bukanlah kembaran yang identik. Synta berambut lurus dan bergelombang, sedangkan Syerli berambut lurus sekali. O ya, Syerli adalah anak yang cacat. Dia tidak bisa berjalan, » Baca lanjutan ceritanya...

Gelang Emas Untuk Bunda

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 12 August 2013
“Lind, besok kan Bunda ultah, kita kasih kado apa ya?” ucap Dila pada adiknya, Linda. “emm… bagaimana kalau gelang emas kak? Kan dari dulu, bunda ingin sekali membeli sebuah gelang emas,” saran Linda. “em… tapi kamu punya uang itu » Baca lanjutan ceritanya...

Pertengkaran Tika dan Dini

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 27 July 2013
Pagi itu, Tiva dan Linda sedang berjalan di lapangan sekolah. dan saat mereka pergi ke tengah lapangan, ada sebuah kerumunan di sana. “m… kerumunan apa ya itu, Lin?” tanya Tiva heran. “iya yah! Tak biasanya ada kerumunan seperti itu,” » Baca lanjutan ceritanya...

Matematika is My Life

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 24 July 2013
“Huhh.. kenapa sih nilai ulangan matematikaku selalu… saja jelek! Padahal aku kan sudah belajar?” tanya Nanda sambil berdecak kesal. “hay, Nanda? Kamu kenapa? Kok suntuk begitu sih?” tanya Nida teman Nanda. “gini, Nid. Tadi aku kan ulangan Matematika, tapi » Baca lanjutan ceritanya...

Menanam Seribu Pohon

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 24 July 2013
Pagi itu, suara Ibu membuatku terbangun dari tidurku. Tak tahunya, ibu ingin mengajakku pergi ke taman untuk menghadiri acara menanam seribu pohon di desaku jam 08.00 nanti. Aku pun bergegas bangun, merapikan tempat tidurku, dan pergi ke kamar mandi » Baca lanjutan ceritanya...