Widyadewi Metta

Kumpulan cerpen karangan "Widyadewi Metta" , Total diketemukan sebanyak 8 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Begitulah Cinta

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 29 March 2015
“Hey, penulis! Cinta itu apa?” Deny tiba-tiba datang dan menodong Priska dengan pertanyaan itu. Sesaat Priska terlihat kaget, kemudian wajahnya kembali tenang dan mulai menjawab. “Cinta itu kebahagiaan alami yang kita rasain ketika melihat seseorang tersenyum. Tersenyum karena kita.” » Baca lanjutan ceritanya...

Makro?

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 15 August 2014
Ada medan magnet lain yang menyelimuti perpustakaan sekolahku. Entah kapan tepatnya hal itu bermula, yang jelas aku merasakan desiran asing setiap masuk ke dalamnya. Jantungku berdebar lebih kencang, namun bukan debar ketidaksabaran untuk membaca buku milik Dewi Lestari yang » Baca lanjutan ceritanya...

Mungkin Aku…

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 15 August 2014
Belakangan ini dia sering terlihat murung, tak bersemangat seperti biasanya. Bola basket yang selalu dimainkannya dengan lincah, sekarang hanya ia pantulkan lemah sambil duduk di pinggir lapangan. Aku memang selalu mengamatinya dari kejauhan, tidak berani mendekat untuk sekedar menanyakan » Baca lanjutan ceritanya...

Kemarin, Sekarang dan Ke Depan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 15 August 2014
Aku mengenalmu lebih dari separuh usiaku, seperti Sei mengenal Ai. Hanya saja, aku bukanlah Sei yang masih ingat alur perkenalannya bersama Ai di bawah salju. Dulu kamu kecil, tidak lebih tinggi dariku. Dulu kamu kecil, kamu selalu merebut gulaliku, » Baca lanjutan ceritanya...

After The Rain

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 11 September 2013
Suara hujan berdesak-desakkan memenuhi telingaku, menghadirkan kenangan yang tengah kucoba hempaskan dari daya ingat. Tetesan hujan yang menabuh dahan-dahan di pekarangan rumah, perlahan membangkitkan kisah yang sudah tak ingin lagi kuingat. Kuletakkan penaku di samping buku tebal berwarna abu-abu. » Baca lanjutan ceritanya...

Terimakasih Ratih

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 2 August 2013
“Segera selesaikan tugasmu, Gilang!” Suara Bu Tinah terdengar tepat di telingaku. Beliau memang tidak membentak, tapi kalimatnya penuh penekanan. Terdengar begitu kuat kejengkelan Bu Tinah terhadap sikapku yang tidak pernah menjadi baik apalagi santun. Aku beranjak dari tempat dudukku. » Baca lanjutan ceritanya...

Matahari Inara

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 13 June 2013
Pernahkah kamu merasakan hidup yang tak sebenarnya hidup? Dimana tubuhmu masih mampu berdiri tegak, dan kakimu masih menapak tanah – tapi sukma entah melayang ke mana. Detak jantungmu berdenting palsu, nadimu tak sungguhan berdenyut, darah hanya pura-pura mengalir, dan » Baca lanjutan ceritanya...

Meniadakan Kenangan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 12 June 2013
“Tunggu dulu, Sya! Dengerin dulu!” Ia menahan tanganku dengan cengkraman sekuat elang. Pelupuk mataku semakin penuh dengan genangan air mata. “Apa lagi? Sudah jelas kan, kamu pilih dia.” Ujarku berusaha tenang. “Ngga, kamu salah. Aku pilih kamu.” “Kamu pilih » Baca lanjutan ceritanya...