Wuri Wijaya Ningrum

Kumpulan cerpen karangan "Wuri Wijaya Ningrum" , Total diketemukan sebanyak 14 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

I Wish You All The Best

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 9 September 2021
Bukan, bukannya aku tidak mencintaimu. Tapi mimpi-mimpiku lebih penting untuk dikejar saat ini. Badai kegagalan masa lalu terus menghantui, menyisakan trauma mendalam di lubuk hati. Juga bukan, bukannya aku tega meninggalkanmu sendiri. Tapi waktunya telah datang lebih dulu padaku » Baca lanjutan ceritanya...

Aku (Tidak) Mau Punya Adik

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 5 August 2021
Betapapun kerasnya mencoba, tetap saja aku tidak bisa fokus pada pelajaranku, pada makan siangku, pun pada kelas musik yang biasanya sangat menghiburku. Aku terpikirkan sesuatu. Tadi pagi di dapur ketika hendak mengambil sarapan, tepatnya di almari makan, terselip di » Baca lanjutan ceritanya...

Bagaimana Cinta?

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 28 July 2021
Kau menyukainya karena rupanya? Itu bukan cinta. Kau menyukainya karena hartanya? Itu bukan cinta. Kau menyukainya karena sikap baiknya? Itu masih bukan cinta. Kau menyukainya karena kecerdasannya, pemikirannya? Itu juga bukan cinta. Lalu apa cinta? Cinta adalah ketika kau » Baca lanjutan ceritanya...

Penantianku Ternyata…

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 28 July 2021
Aku membenci banyak hal yang kau lakukan. Contohnya, pergi sendirian. Tapi bagaimanapun, aku tetap tidak dapat membencimu. Rasa sakit yang kau hadirkan, entah bagaimana malah kuresapi dalam-dalam. Kemudian aku terjatuh di kegelapan malam. Hitam pekat kelabu ditelan kesunyian. Sepi » Baca lanjutan ceritanya...

Janji

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 23 July 2021
Apakah janji adalah hutang? Atau sekedar kalimat penenang? Sebab banyak janji tinggal kata tanpa makna. Janji diucapkan untuk meredakan keresahan sesaat, setelah itu hilang tersesat. Janji diucapkan ketika merasa sanggup memberi, kemudian dilupakan begitu saja seperti tidak berarti. Janji » Baca lanjutan ceritanya...

Badai Pasti Berlalu

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 21 July 2021
“Akhirnya resmi..” “Sarjana?” “Pengangguran.” Dafa memandang Rania datar. “Setelah ini kamu akan mendapatkan pekerjaan. Berbahagia dulu lah dengan pencapaian yang baru saja kamu raih.” “Bahkan di hari yang seharusnya membahagiakan, aku dapat melihat mendung. Badai akan segera datang.” “Badai » Baca lanjutan ceritanya...

Overthinking

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 21 July 2021
23.26 wib… Masa ada sih anak muda yang tidak overthinking? Kalau ada, coba perkenalkan orangnya. Aku mau minta tips. Meskipun aku tahu itu tidak akan berguna, karena aku akan tetap dengan nekad memikirkan apa saja. Ya, aku memang keras » Baca lanjutan ceritanya...

Kecewa

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 17 July 2021
Ada satu titik dimana aku merasa sangat kecewa karena sebuah perbuatan. Sampai membalas pesan atau menjawab panggilan pun aku enggan. Aku hanya bisa menangisi nasibku dalam diam. Kemudian menyesali tindakan yang orang lain lakukan. Tidak merugikanku, memang. Tapi jika » Baca lanjutan ceritanya...

Menjadi Dewasa

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 15 July 2021
Ehm… Kata orang, masa remaja masa yang paling menyenangkan. Kataku, ini adalah masa yang paling membuat tertekan. Dibebani dengan tuntutan kerja, ekspetasi orangtua, pertanyaan kapan wisuda, gaji berapa, nama hamster tetangga, dimana letak bola naga, siapa presiden Konoha, blablabla. » Baca lanjutan ceritanya...

Pencapaian

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 29 June 2021
“Umur 20 seharusnya sudah jadi apa?” “Minimal memiliki tabungan puluhan juta, sih.” “Lah? dapat darimana?” “Ya kerja. Bisnis, membantu orangtua, part-time, dan sebagainya.” “Kau kira mudah sekolah sambil melakukan itu semua?” “Buktinya banyak orang bisa, kan?” “Mungkin kamu melupakan » Baca lanjutan ceritanya...
Cerpen Sebelumnya »