Yemima Christiani

Kumpulan cerpen karangan "Yemima Christiani" , Total diketemukan sebanyak 7 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Ironisnya Realita

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 July 2015
Alam terbentang luas. Dalam gelap aku duduk mematung, menengadah menatap langit malam yang memunculkan serakan bintang tak terhingga banyaknya. Menikmati jernih dan luasnya angkasa. Memikirkan orang yang sama. Dalam kepala terlintas bayangan wajahmu yang manis, indah, lucu dan tampan. » Baca lanjutan ceritanya...

Aku dan Rasa ini

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 July 2015
Hai batara sanda, Sejak 4 Februari Dua Ribu Empat Belas, kamu menyelip dalam relung kalbuku, menjadi sosok baru yang nampaknya menarik jika kunikmati dari berbagai sisi, baik nyatamu maupun bayangmu. Andai kamu tahu, kamu sudah jadi seseorang yang kuhargai » Baca lanjutan ceritanya...

Untuk Kamu Cinta Keduaku

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 6 July 2015
Pertama kali aku jatuh cinta, dulu waktu berumur 7 tahun. Waktu itu rasanya masih terlalu cepat untuk anak seumur ku mengenal cinta. Pada umur 7 tahun itu pula, aku pertama kali mengenal kata pacaran. Karena namanya anak-anak, pacarannya juga » Baca lanjutan ceritanya...

Indah Pada Waktunya

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 March 2014
Aku mendengar kabar bahwa orang masa laluku akan segera menuju pelaminan, sungguh rasanya seperti terlempar 1000 buku ensklopedia, sakit tak tertahan. Hari esok setelah ku mendengar kabar, undangan merah pun telah berada di meja kamarku, air mata mengalir tak » Baca lanjutan ceritanya...

Cinta Warna Warni

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 March 2014
Cinta itu gila, buta, penuh misteri dan sangat tidak logis, tapi cinta itu indah. Cinta gak bisa ditebak kapan ia ingin datang, dan kapan ia ingin hijrah, cinta itu adalah tamu yang tak pernah mengetuk pintu, dia bertamu ke » Baca lanjutan ceritanya...

Jera

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 7 March 2014
Kali ini aku mendengar kabarmu akan merantau meninggalkan kota ini. Itu berarti aku akan benar-benar kehilangan kamu dari hidupku, aku akan berusaha lebih keras lagi membuang kenangan itu, aku harus lebih mampu memendam rindu ini. Yah itu yang harus » Baca lanjutan ceritanya...

Hunusan Pedang tak Bermata

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 4 March 2014
Lazimnya malam minggu di ujung bulan desa kecil, ABG hingga dewasa tanggung keluar dari gua beruangnya. Teresa hanya menghabiskan satnitenya bersama Vito dan Arman di ruangan kedap suara, yang terdengar hanya suara jari menari di atas keypad dan tawa » Baca lanjutan ceritanya...