Yohanes Tuba Matarau

Kumpulan cerpen karangan "Yohanes Tuba Matarau" , Total diketemukan sebanyak 8 cerita pendek

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Janji dan Luka

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 29 March 2017
“Terkadang kita memilih untuk tetap setia pada janji yang menjadi komitmen bersama. Namun terkadang juga janji itu bagaikan mata pisau yang mengiris hati. Dengan keadaan terluka, apakah janji itu harus diingkari?” Sebuah pertanyaan yang muncul dari Afriani kepada Regina. » Baca lanjutan ceritanya...

Hujan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 18 January 2017
Tikaman hujan yang mendera bumi. Melengkapi Dea yang sedang menyendiri di sebuah halte bus. Roy yang sejak tadi ditunggunya selama berjam-jam tak kunjung datang. Raut wajahnya terlihat gelisah. Sebab tubuhnya itu tak kuasa menahan cuaca yang begitu dingin. Apalagi » Baca lanjutan ceritanya...

Surat Cinta Untuk Tuhan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 24 June 2016
Cinta selalu membuatmu menunggu Dan kau harus membayarnya dengan sebuah penantian karena itu setimpal dengan sebuah perasaan Yang mana selalu membiusmu untuk tetap menunggu Frans tidak merasa bosan ketika berkali-kalinya cintanya ditolak oleh Laura. Dia tetap menunggu gadis itu » Baca lanjutan ceritanya...

Menanti Cinta Hingga Senja

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 11 April 2016
Elsa. Itulah nama seorang gadis yang penuh dengan pengharapan. Hampir setiap malam sebatang pena biru berdansa di atas kertas. Ratusan halaman diary sudah tertulis. Lembaran demi lembaran mengisahkan cinta yang terpendam di hatinya. Rasa itu sudah sekian lama menjelma » Baca lanjutan ceritanya...

Janji Hingga Ke Tiang Nisan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 28 January 2016
“Ar, kapan kau nikahiku?” Selalu saja kalimat itu mengusik pikiran Arman. Ia terhenti dengan sejuta kalimat untuk menjelaskan keadaan yang sebenarnya kepada gadis itu. Lagi pula pria tersebut memiliki beban yang besar untuk membiayai kedua adiknya yang sedang duduk » Baca lanjutan ceritanya...

Senyuman Terahkir

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 18 March 2015
Di sore itu aku dan Johan duduk di sebuah taman. Aku juga tidak tahu apa maksud dia mengajak ku ke tempat ini. Pasti ada sesuatu yang ingin dibicarakan oleh johan kepada ku. Ku tatap wajahnya, kelihatan wajahnya penuh dengan » Baca lanjutan ceritanya...