Cerpen Mengharukan

Berikut ini merupakan kumpulan Cerpen Mengharukan terbaru karya para sahabat cerpenmu yang telah diterbitkan, total diketemukan sebanyak 180 cerita pendek untuk kategori ini.

Untuk mencari cerita pendek (Cerpen) berdasarkan kata kunci tertentu, Kamu bisa gunakan Kotak pencarian di bawah ini!

Mentari Senja

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 18 October 2021
Usai menunaikan sholat magrib berjamaah, Aku dan kak Tari langsung masuk kamar. Tugas hafalan surah Al-Bayyinah dan At-Thoriq dari ibu Azizah, guru agama di sekolahku belum kuselesaikan. Aku harus menuntaskan tugas tersebut, jika tidak ingin kena hukuman. Tiba-tiba Papi » Baca lanjutan ceritanya...

Selembar Surat

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 19 September 2021
Sudah larut malam Amil tidak beranjak dari meja belajarnya, matanya tidak lelah menulusuri buku yang sedang ia pegang. Otaknya menangkap ribuan kata sesekali dahinya mengernyit jika ada satu kata yang membuatnya bingung. Jam sudah menunjukkan pukul 12 malam. Matanya » Baca lanjutan ceritanya...

Benarkah ini Takdir?

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 26 August 2021
Di sini, sepoi angin mengibarkan rambutnya yang tak tertutup kerudung. Beberapa burung gereja bertengger rapi berjejer pada pembatas besi yang tertanam. Mata gadis itu tak lagi seterang dulu, sayu dan redup. Andaikan jika ia bulan, dia adalah bulan baru. » Baca lanjutan ceritanya...

Momen Yang Tak Terlupakan

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 23 July 2021
Tepat dua tahun lamanya sejak Covid-19 ini menampakan dirinya dan mulai mencari inang untuk berkembang. Aku masih ingat betul bagaimana suamiku kehilangan nyawanya karena virus mematikan ini. Memang virus ini sangat ganas, tidak memandang ras, kelamin maupun usia. Tetapi » Baca lanjutan ceritanya...

Waktu Habis (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 24 May 2021
Ayla perlahan membuka pintu kayu yang sudah rapuh itu. Harapannya hanya terpatok pada kehadiran Sang ibu di rumah. “Assalamualaikum Ibu. Ayla sudah pulang.” Seorang wanita paruh baya muncul dengan senyumannya yang begitu menenangkan “Waalaikumsalam, anak ibu sudah pulang.” Ayla » Baca lanjutan ceritanya...

Waktu Habis (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 24 May 2021
Terik Sang matahari kian menyengat kulit putihnya. Tetesan keringat menunggu giliran masing-masing untuk berjatuhan. Tenaga hampir terkuras habis. Dahaga yang memenuhi inti tenggorokan. Jika diibaratkan sebuah mesin, maka kepalanya sudah mengeluarkan kepulan asap. Setelah hampir 10 jam berada di » Baca lanjutan ceritanya...

Membeli Mimpi (Part 3)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 2 May 2021
Si Bapak, Bu Eti dan Rafi pun akhirnya berangkat dengan berjalan kaki menuju tempat yang disebut oleh si Bapak. Sesampainya di tempat yang dituju, Rafi pun benar-benar merasa tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Ia seakan seperti melihat mimpinya » Baca lanjutan ceritanya...

Membeli Mimpi (Part 2)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 2 May 2021
Dia terus memikirkan tentang idenya ini di kepalanya. Sampai-sampai ia malah menceritakan kepada teman-temannya tentang idenya yang boleh dibilang mustahil ini. Dengan harapan ia mendapat pujian dari temannya karena bertekad menabung untuk membeli mimpinya. Alih-alih mendapatkan pujian, ia justru » Baca lanjutan ceritanya...

Membeli Mimpi (Part 1)

Cerpen Kiriman: | Lolos Moderasi Pada: 2 May 2021
Hari masih begitu pagi, bahkan masih terlalu sunyi dari kokokan ayam. Namun, sayup-sayup terdengar suara lantunan ayat suci Al Qur’an yang terdengar dari pengeras suara masjid yang menandakan akan memasuki waktu subuh. Semilir angin subuh meniup kain tirai dari » Baca lanjutan ceritanya...
Page 1 of 18:1 2 3 4 » Last »