Permainan Baru Otto

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Budaya
Lolos moderasi pada: 2 December 2020

Sore ini, aku tidak bermain bola seperti biasanya. Hari ini aku ingin bermain egrang. Permainan baru yang kudapat dari abang tentara yang bertugas di distrik tempat tinggalku. Aku mengajak Kareen untuk bermain bersama. Aku sudah membawa bambu dan parang untuk membuat egrang baru untuk Kareen.

“Kita akan membuat apa ini?”, tanya Kareen penasaran.
“sa kasih ajar ko buat egrang (saya akan mengajari kamu membuat egrang)”, jawabku dengan logat khas anak Papua.

Aku mulai memotong bambu dan membuat lubang untuk menggabungkan dua bambu. Ini akan digunakan untuk menopang kaki. Kareen mengamati apa yang kukerjakan dan mulai untuk mengikutinya. Semua ini tidak terlalu sulit bagi kami karena kami sudah terbiasa membuat maninan dari kayu.

Egrang kamipun selesai dibuat, kami sudah memiliki egrang sendiri-sendiri. Kareen juga sudah mulai belajar berjalan menggunakan egrang.

“Ayo kita lomba, siapa yang bisa sampai di depan rumah ibu guru Tika paling awal dia yang menang”, Kareen menyampaikan Ide dengan semangat.
“Baiklah, ayo kita mulai, Pasti saya yang menang”, jawabku lantang.

Kami memulai start dari lapangan sekolah. Rumah Ibu guru Tika ada di samping kiri sekolah. Tak jarang diantara kami ada yang terjatuh dari egrang dan harus mengulang dari awal. Namun itulah yang membuat permainan ini menjadi seru. Banyak teman-teman yang awalnya sedang bermain bola berhenti dan beralih melihat kami. Mungkin ini permainan yang aneh bagi mereka karena sebelumnya memang tidak ada yang bermain egrang di distrik kami. Mereka berteriak-teriak memberi semangat agar salah satu dari kami sampai terlebih dahulu.

Kareen memimpin di depan, mungkin karena badannya kecil sehingga ia dapat berjalan dengan lincah, aku mulai mempercepat langkah.

Ibu guru Tika terkejut dengan kedatangan kami menggunakan egrang. Kami datang bersamaaan, hingga membuat egrang kami saling bersentuhan dan membuat kami terjatuh bersama di halaman rumah ibu guru Tika.
Tawapun menjadi pecah, semua orang tertawa melihat tingkah kami bertiga yang terjatuh dari permainan yang sudah kami buat sendiri.

Cerpen Karangan: Tika Awalin
Blog / Facebook: Tika Awalin
Penulis adalah alumni guru SM3T Angkatan V

Cerpen Permainan Baru Otto merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Merubah Sikap Diri, Disiplin

Oleh:
Tok… Tok.. Tok… Quelina Queen memukul-mukul terus tongkat sihirnya. Sedang apakah dia? Rupanya, dia sedang berpikir setelah rapat para raja dan ratu. ‘Bawalah kreasi tangan dari negeri sendiri’. Kata-kata

Perpustakaan Ku

Oleh:
Siang itu, Rina sedang berjalan sambil melihat bangunan perpustakaan sekolahnya yang belum jadi. Ia sangat mengharapkan perpustakaan sekolahnya itu segera dibuka agar ia dapat membaca banyak buku di sana.

Indonesiaku

Oleh:
Di bawah kibaran merah putih, kami berbakti. Di bawag kibaran merah putih, kami mengabdi. Di bawah kibaran merah putih, kami berjanji. Merah putihku, jayalah bangsaku. Kami akan selalu mengabdi

Surat Untuk Sahabat

Oleh:
Elma dan Rina adalah sahabat yang selalu bersama, mereka sudah terkenal 2 sahabat paling akrab di sekolahnya, dan mereka pernah dibilang kalau mereka tidak pernah berpisah. Suatu hari di

Amanah Dari Nenek

Oleh:
Pada suatu hari, tinggalah seorang gadis kecil yang bernama Alinda Salsabila. Panggilannya Alin. Ia tidak punya keluarga karena keluarganya meninggal setelah kejadian tsunami. Karena sudah tidak memiliki keluarga lagi,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *