Rumah Pohon Buku ANS

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak
Lolos moderasi pada: 10 January 2017

Hari minggu, Shyra sedang duduk di salah satu kursi di teras rumah. Di sampingnya, ada meja di atasnya segelas es teh dan sepiring biskuit Chococips Cookies. “Hmm… coba ada Mama dan ayah,” gumam Shyra, lalu memakan 1 buah Cookiesnya. “Di rumah sepi! hanya ada Bi Zikha dan Bi Zieta (ART keluarga Shyra),” gumam Shyra, lalu menyeruput es tehnya. Lalu matanya asyik melihat pohon yang besar dan rindang. “Hmmm… andai aku punya rumah pohon,” gumam pelan Shyra.

Usai habis cemilannya, ia membawa piring dan gelas menuju rak piring kotor. “Lho! kok hanya ada Bi. Zieta, Bi. Zikhanya mana?” tanya Shyra sesampai di dapur. “Anu, bi Zikha pergi ke pasar, Non Shyra!” jelas bi. Zieta seraya memasak makan siang. “Owh… ya sudah, Shyra ke ruang membaca, ya…,” pamit Shyra. “Iya, non!” ujar Bi. Zieta. Lalu ia menuju ruang membaca di rumahnya. Ruang tersebut mirip perpustakaan.

Sesampai disana, ia mengambil buku KKPK di rak buku kedua. Oya, rak bukunya itu ada 6, 1 rak berisi 50-60 buku, rak buku keenam sekitar 50an buku. lalu duduk di atas karpet warna biru bergambar awan putih, Shyra pun mulai membaca. Ditengah membaca, “lagi apa nih, anak Mama?” ada suara di depan pintu ruang membaca. Shyra menoleh ke sumber suara. “MAMA!!!” teriak Shyra seraya menghampiri seseorang tadi. Yup! itu Mamanya. “Mama ke rumah bu Ning, ya ada arisan,” pamit Mama. “Ya!” ujar Shyra singkat.

Usai membaca buku KKPK, Shyra mengambil buku cerita anak yang berjudul ‘RUMAH POHON VELA & VELI’. Lalu setelah baca, ia menaruh di rak lagi. “Hmm… tunggu, pohon, buku, rumah pohon,” gumam Shyra. “AHA!!!” teriak Shyra.

Esok harinya, pukul 5.00 WIB
“HOAMMM…” Shyra bangun. Shyra merapikan tempat tidur, wudhu, sholat subuh, lalu mandi. Usai mandi, ia memakai manset ungu, rok jeans semata kaki dan kerudung putih. Oya! selama 1 minggu ini, semua sekolah diliburkan karena kelas 6 UN, dan Shyra masih kelas 3. Shyra menceritakan idenya pada Ayah dan Mama. Mereka setuju.

Ayah memesan tukang kayu untuk membuat rumah pohon di pohon yang dilihat Shyra sewaktu bersantai di teras. Mama dan Shyra membeli buku KKPK, cerita anak, Kumpulan cerpen, novel anak, pelajaran, ilmu pengetahuan, komik, ensiklopedia, dan majalah khusus anak.

Sebulan kemudian akhirnya rumah pohon Shyra jadi. Rumahnya sangat besar dan luas. Ia menyusun buku-buku di raknya. Lalu diberi karpet ruangan warna hijau mirip rumput, bantal-bantal kecil untuk bersandar, snack yang ditaruh di wadah meja dan kursi, di atas meja ada buku catatan besar, pulpen, dan stoples. Di dindingnya dikasih jam dinding, juga lainnya. Shyra beri nama rumah pohon buku tersebut ‘Rumah pohon buku ANS’. ANS singkatan dari nama panjangnya, Almashyra Nafiza Sashmira.

Temannya banyak yang datang. Ada juga yang mau minjam/sewa buku. “Shyr! aku mau pinjem buku KKPK yang judulnya Never give up ini sama kak Vriesta minjem buku ensiklopedia tentang balon udara. Soalnya ia butuh untuk tugas sekolahnya, 1 hari aja, kok,” jelas Virsa. “ensiklopedia 1 hari 2.500, kalau buku KKPK 1 hari 1000, jadi 3.500,” jelas Shyra. Virsa memberi uang pas ke Shyra. Shyra menaruh uangnya di sebuah Stoples. “Aku pinjem buku cerita tebal ini judulnya ‘Anak ayam dan Ibu ayam’ 2 hari,” jelas Wilva. “Buku cerita tebal itu 1 hari 500,” jelas Shyra. Wilva memberi uang seribu keShyra.

Sebulan kemudian, uang yang diperoleh dari menyewa buku adalah 1 juta rupiah. Sebagian ditabung, sebagian diberi pada yang tak mampu.

Cerpen Karangan: Alyaniza Nur Adelawina
Facebook: Alya Aniza

Cerpen Rumah Pohon Buku ANS merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Misteri Tas Sekolahku

Oleh:
Hai! Kalian pasti sudah mengenalku… Baik, akan kukasih tahu bagi yang belum tahu. Namaku Alyaniza Nur Adelawina. Biasa dipanggil Alya. Aku bersekolah di MI Muhammadiyah Pucangan-Ngrambe. Tepatnya kelas VI.

Bunga Mawar Dan Rumput Liar

Oleh:
“Hai, Mawar selamat pagi? Ceria sekali kamu hari ini?” sapa merpati yang hinggap di salah satu batang daun pohon jambu dekat bunga Mawar. “Kau rupanya Merpati, tentu saja aku

Boneka Robot Kucing

Oleh:
“Hua!! Pokoknya aku pingin melihara kucing!! “bentakku. “Tapi, kamu alergi sama kucing, sayang,” ucap Bundaku dengan lembut. “Tap.. Tapi, kucing itu imut,” tangisku. “Mengertilah dengan keadaanmu itu, adikku tersayang,”

Oh Ternyata

Oleh:
Pagi hari ku lari pagi di taman begitu segar rasanya, udaranya sejuk membuat hatiku tenang seperti air yang ada di bak mandi. Akhirnya aku pun pulang dan aku bersantai

Penyeselan Yang Tak Kan Ku Ulangi

Oleh:
Kenalan dulu, namaku Andi. Aku sukanya bermain ke tempat temanku selagi aku bisa tetapi biasanya mamaku dan papaku tidak sering mengijinkanku untuk bermain. Aku kadang-kadang sampai pergi sendiri tanpa

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *