Belum Berakhir

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 13 November 2016

“Aku tak mengerti mengapa hubungan kita harus berakhir” kata-kata itu muncul di kepalaku seolah aku telah menyesal memutuskan hubunganku dengannya. Ya, hubunganku dengan Yoan.

Aku dan yoan dulu adalah pasangan kekasih yang benar benar romantis. Tapi, entah mengapa hubungan kami harus berakhir. Tak ada lagi kontak dengannya seakan-akan semuanya benar-benar sudah berakhir. Tapi dihari ini dia mengomentari fotoku di facebook yang seakan-akan menyindirnya. Kami pun berkelahi saling memaki dan aku menangis.

‘Tuhan, mengapa ini harus terjadi? Mengapa aku dan Yoan harus bertengkar?’ Aku menangis tersedu-sedu.
Tiba-tiba ada yang memanggilku lewat Messenger. ‘Klenteng’ hpku bergetar bertanda ada pesan yang masuk. Kulihat pesan itu berisi

‘”Fy?” From Yoan Pramana’ Aku terkejut sontak berkata ‘Yoan?’ Tanpa kusadari kumenekan notifikasi dan mengetik kata ‘ya’ lalu kirim. Dan ia sedang mengetik pesan lalu hpku berbunyi lagi
“Fy, maafin aku soal kemarin. Aku gak bermaksud buat kamu nangis aku bener bener kebawa emosi. Aku minta maaf ya fy. Oiya aku juga minta maaf kemarin aku gak jawab pesan kamu. Walaupun kita gak pacaran lagi, tapi aku tetap sayang sama kamu. Selalu. Gak akan berhenti.”

Aku membacanya dan air mataku mulai berjatuhan. Aku mengetik pesan yang berisi
“Iya, yo. Aku juga minta maaf aku terlalu egois. Iya gak papa kok. Sayang? Kamu masih sayang sama aku? Kamu yakin? Tapi, kalo aku boleh jujur aku juga masih sayang sama kamu yoan. Tapi, maaf rasanya kita gak bisa ditakdirin bersama lagi. Maaf ya yoan” Lalu aku mengirim pesan itu. Ia mengetik lagi. Tak lama kemudian ia menjawab
“Iya Ify, gak papa kok. Aku yakin kita lebih bahagia kalo berteman. Aku sayang kamu fy.” Aku tersenyum lalu menghapus air mataku.

“Tuhan? Apakah ini mimpi? Ia masih mencintaiku? Jika ini mimpi jangan bangunkan aku tuhan. Aku sangat bahagia!” Hatiku berkata.

Aku menjawab “Aku juga sayang kamu yoan”.

Setelah hari itu terlewatkan aku dan Yoan semakin akrab. Semakin hari aku semakin sayang dengannya. Hari-hari itu kami lewatkan bersama sebagai teman. Dan aku percaya kisah cinta ini Belum Berakhir.

Tamat

Cerpen Karangan: Mirani
Facebook: Siti Nurmirani
Hai! Aku pos cerpen lagi nih. Yaa, kali ini juga kisah nyataku. Tapi banyak banget perubahannya. Dana ku juga buatnya singkat. Maaf ya udah lama gak pos lagi. Oiya, untuk para reader. Aku minta tolong jangan meng-copy cerpen aku terus diganti judulnya. Walaupun penulisnya namaku tapi, aku gamau tuh ada yang palsu. Apalagi semua ceritanya sama. Okay Thankyou ya para reader juga udah ngeadd aku difacebook. Tapi maaf aku gabisa confirm. Oiya thankyou juga buat reader yang ngepos ceritaku diblog kalian. Semoga kalian suka yah. Loveyou so much my reader

Cerpen Belum Berakhir merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Bahagiamu Untukku

Oleh:
Di dalam sebuah kamar yang sunyi, sepi tanpa suara, perlahan… samar-samar mulai terdengar sebuah petikan gitar dan diiringi dengan suara yang bernyanyi mengikuti nada gitar tersebut. Tujulah tempat yang

Maya

Oleh:
Dua hari yang lalu aku bermimpi tentang wanita yang tak jelas seperti apa rupannya, aku melihat dia dari kejauhan, rambut yang panjang kehitaman bentuk tubuh bagian belakang yang indah

Never Say Give Up

Oleh:
Kegemaranku terhadap dunia pendidikan bisa dikatakan tidak semua orang memiliki kegemaran yang sama dengan diriku. Tentulah wak, kalau ada banyak yang sama, berarti aku punya kembaran dong, kayak Upin

Galau? Ga Nyaman Lagi (Part 1)

Oleh:
Langit itu memandang lemah sunyiku, bulan sembunyi di balik awan hitam seakan enggan menatap aku, Akhirnya aku hanya bisa menyalahkan cinta! ya cinta lah biang dari semua kesedihanku! Seharusnya

Apa Adanya

Oleh:
Malam yang dingin tak pernah Sastra rasakan bahwa itu adalah suasana yang melelahkan. Baginya, semua waktu adalah suasana yang harus ia jalani. Menuliskan seribu kisah dan menjadi sorotan utama

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *