Cara Tuhan….

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Islami (Religi)
Lolos moderasi pada: 18 October 2012

Ketika kau ucapkan kata cinta itu hatiku terasa seakan terbang tinggi kelangit,dan enggan jatuh lagi.Ketika kau ucapkan kata rindu itu degup jantungku berubah menjadi lebih cepat.Ketika kau ucapkan kata sayang itu jam seakan berhenti berdetak,waktu terasa membeku dan aku tak ingin mengembalikannya seperti sedia kala.Ketika kau ucapkan kata perpisahan itu akupun tersentak,seakan darahku berhenti mengalir,jantungku berhenti berdetak,tubuhku kaku,lidahku terasa kelu.

Hubungan ini sudah berjalan kurang lebih satu tahun,dialah Darma Irvansyah lelaki yang selama satu tahun ini menemaniku,mengisi kekosongan direlung hatiku,mengisi hari-hariku dengan senyumnya yang mampu membuat wajahku terpana,senyumnya sungguh mempesona.

Siang itu,Irvan mengirimiku sms yang isinya seperti ini :

From : Beloved{}
Assalammua’laikum sayang,nanti sore ketemuan ditempat biasa ya jam 4.

To : Beloved:*
Waa’laikumsalam sayang,kok tumben mendadak?

From : Beloved:*
Ada yang mau aku omongin.

To : Beloved:*
Okedeh sayang.

Tumben sekali Irvan mengajakku bertemu mendadak seperti ini,apakah akan ada kejutan lagi?Yaa itulah Irvan,misterius selalu penuh dengan kejutan.”Lantas,aku harus mengenakan pakaian yang seperti apa?” Gumamku.Cukup lama aku memilih pakaian dan pilihanku jatuh ke Gamis berwarna Biru Safir berpayet putih nan anggun yang akan ku sandingkan dengan jilbab Biru Lautku ini.Seusai shalat Ashar akupun mulai berkaca.”Lumayan cantik” Gumamku.

Akupun berangkat dan mencari dimana kekasihku,10menit kemudian akupun bertemu dengannya.Dengan tergesa-gesa akupun menghampiriku,tapi tunggu dia bersama seorang wanita yang wajahnya asing untukku,siapa dia?

“Assalammua’laikum van” Sapaku padanya.
“Waa’laikumsalam Rin” Jawabnya.
“Oiya kenalkan ini Dewi,Rin” Lanjutnya.
“Hey Dewi salam kenal aku Arin” Kataku sambil menjabat tangan wanita yang bernama Dewi itu.
“Hey Rin,salam kenal juga” Jawabnya.
“Langsung aja deh ya Rin,bulan depan aku sama Dewi mau menikah aku minta kamu datang kesini untuk memutuskan hubungan kita maaf Rin aku tau kok ini berat buat kamu tapi apa daya memang sudah jalannya” Kata Irvan sambil membuka perbincangan.

Mendengar kata “menikah” membuatku terdiam,lidahku kelu tak mampu mengucap satu patah katapun bagaikan guntur yang menyambar hatiku saat itu,ingin rasanya aku berlari dan menangis,tapi aku mencoba untuk tegar.

“Menikah?kita sudah setahun Van,aku fikir kamu serius sama aku”
“Aku serius Rin sama kamu,tapi ini yang terbaik buat aku,buat kita”
“Kalau memang itu pilihanmu aku berhak apa?selamat ya semoga kalian bahagia” Kataku sambil pergi menjauh dan tak memperdulikan Irvan yang terus memanggil namaku.

Tuhan,inikah caramu memberikan kebahagiaan disaat yang tepat untukku?Inikah caramu untuk memberitahuku bahwa ia bukan jodohku?Inikah caramu untuk memberitahuku bahwa ia bukanlah yang terbaik untukku?Jikalau memang itu caramu akan kuterima dengan lapang,meskipun kekecewaan menyelimuti dadaku.

Cerpen Karangan: Intan Nurmala Mujahidah
Blog: www.intanintaannm.blogspot.com
Facebook : http://www.facebook.com/intan.luphz
Twitter : @IntaanNM

Cerpen Cara Tuhan…. merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Izinkan Aku Bahagia

Oleh:
Dia hadir lagi malam ini, di bayang bayang mataku kenangan itu hadir menyusupkan rasa pedih yang perlahan membelai hatiku, telah beribu kali aku mncoba menepisnya, namun kenangan itu seolah

Date 10 11 12

Oleh:
Cinta tidak memihakku Hati kecil pun membisikku Kejarlah cintamu.. Tetapi hatimu telah terkunci bagiku Dulu kita saling meyayangi Tetapi tidak untuk kini Ku menangis kau terdiam Apakah kita bukan

Love from Bali

Oleh:
Bayu adalah seorang peselancar handal. Ia sudah memenangkan pertandingan dari berbagai tingkat. Sekarang Bayu tinggal di pulau Dewata Bali. Setiap hari, ia selalu melihat pantai, ombak, dan tentunya wanita

5 Sekawan

Oleh:
Pagi cerah yang ditemani oleh pelangi yang indah, soalnya shubuh tadi hujan jadi ada pelangi deh hehe.. gadis yang berumur 15 tahun ini baru selesai sarapan pagi, pagi ini

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *