Cinta Manda untuk Raka (Part 2)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 1 November 2020

“Dia orang yang aku cintai, orang yang aku sayangi, tapi dia pergi ninggalin aku di hari jadianku dengannya… hiks… hiks… hiks” tangisannya semakin menjadi
“Mungkin sebenarnya dia tak ingin meninggalkanmu, tapi ini semua takdir tidak ada yang bisa melawan tadir Manda”
“Sudah jangan menangis hapus air matamu” ucap Dodon sekali lagi tangan mengusap air mata di pipi gadis itu

Hari pun berganti di taman kota duduk seorang gadis, gadis itu seperti menanti sesuatu yang tak akan pernah datang. Dari arah belakang sosok pria cupu dan wajahnya terlihat buruk menghampirinya
“Manda” lirih Dodon
“Raka” jawab gadis itu refleks dan menoleh ke sumber suara
“Maaf” ucap gadis itu sekali lagi, kepalanya tertunduk air matanya kembali membanjiri pipi manisnya
“Tak apa, aku tau perasaanmu. Kehilangan orang yang kita cintai memang suatu hal yang sangat menyakitkan”
“Kamu memang benar, memang mudah memulai cinta tapi sangat sulit tuk mengakhirinya”
“Jangan bersedih, Raka pasti akan sedih bila tau kau disini bersedih karnanya”
“Raka aku tau hidup tanpamu memang sangat menyakitkan, tapi aku akan berusaha tersenyum untukmu Raka” ucap gadis itu senyuman pun kian muncul di raut wajahnya.
Dodon tersenyum melihat gadis yang berada di sampinya itu perlahan lahan mulai tersenyum.

Hari-hari sudah mereka lalui, Manda sudah mulai nyaman di dekat dodon karena dia selalu menjadi Dewa penolongnya. Hal itu menimbulkan kecemburuan di hati Briyan pria yang sejak dulu mencintai Manda dan menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkannya.

“Manda” ucap Briyan
“Briyan, ada apa?”
“Lo nanti mau nggak gue ajak jalan-jalan?”
“Maaf ya Briyan aku udah ada janji mau ke toko buku sama Dodon, udah ya aku pergi dulu pasti Dodon udah nungguin” Manda berlalu meninggalkan Briyan yang dikecamuki rasa marah dan cemburu
“Awas lo Dodon gue bakalan bikin perhitungan sama lo”

Disisi lain Bela berniat mencelakai Manda
“Manda” ucap Bela
“Iya Bela, ada apa?”
“Gue mau minta maaf sama, gue udah banyak salah sama lo. Gue nyesel udah jahatin lo”
“Aku udah maafin kamu kok Bela”
“Makasih ya, eh Manda kamu temenin aku ya ke perpustakaan”
“Pasti aku akan temenin kamu kok”

Di sisi lain Dodon menguping pembicaraan mereka, Dodon curiga ada sesuatu yang akan dilakukan Bela dia pun membuntuti mereka dan benar dugaan Dodon sebuah balok kayu muncul ke arah Manda dengan seketika Dodon berlari menyelamatkan Manda
“Manda awas”
BRUKKKK balok itu tepat mengenai pundak Dodon dan seketika Dodon tak sadarkan diri

Di depan pintu kamar rumah sakit Manda sangat cemas, tak beberapa lama dokter itu keluar
“Bagaimana keadaan teman saya dok?”
“Adek tidak usah kuwatir, teman adek tidak apa-apa, hanya saja terdapat luka kecil di bagian pundaknya”
“Syukurlah, apa saya boleh masuk dok?”
“Tentu saja, kalau begitu saya permisi sebentar”

Pintu rumah sakit terbuka seorang pria terbaring di atas kasur rumah sakit, air mata Manda menetes melihat sosok yang terbaring di depannya adalah Raka. pria yang selama ini mengaku sebagai Dodon adalah orang yang ia cinta
“Raka” lirih Manda
“Manda, aku bukan Raka aku Dodon Manda”
“Hentikan sandiwara ini Raka, aku sudah tau semuanya. Tadi ibu kamu datang dan menceritakan semuanya”

“Manda maafin aku, aku sudah membohongimu, aku melakukan ini karna aku ingin selalu di dekatmu menjagamu tapa kau tau siapa aku sebenarnya. Manda aku merasa tak pantas memilikimu karna keadaanku yang seperti ini dengan wajah yang buruk”
“Kumohon jangan katakan seperti itu, Raka aku mencintaimu, aku tidak peduli apapun keadaanmu asalkan aku bisa bersamamu aku sudah bahagis. Cinta bukan apa yang dilihat tapi apa yang dirasakan. Aku ingin bersamamu sampai akhir waktu
“makasih Manda, kamu sudah mau menerima aku apa adanya”

SELESAI

Cerpen Karangan: Kunta Nurhayati
Blog / Facebook: Kunta Nurhayati

Cerpen Cinta Manda untuk Raka (Part 2) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Rinduku di Ujung Senja

Oleh:
Hal yang paling indah menurutku adalah disaat aku bisa duduk bersamamu. Untuk menikmati senja tanpa ada kesedihan di setiap kebersamaan kita. Karena, aku selalu merasa bahagia saat bisa menikmati

Waiting To Lose (Part 1)

Oleh:
Setiap kali waktu mempertemukan Edo dan Emily. Setiap kali mereka dihadapkan pada sebuah keputusan, hal itu semakin buram dan kelabu. Dua orang yang saling mencintai namun tak pernah ingin

Taman Magis

Oleh:
Gadis itu masih di sana. Duduk di sudut kamar sambil memeluk lututnya, air mata masih setia membasahi wajah cantiknya, meski berkali-kali diseka dengan kasar, cairan bening itu tetap tak

City Yang Menyelamatkanku

Oleh:
Nama gua Edo, gua mau cerita tentang kisah cinta temen gua yang menurut gua aneh membingungkan dan entah apa yang dia rasain saat ini. Apakah itu jatuh cinta? Ataukah

Ke Dalam Cahaya

Oleh:
Setelah berbagai masalah kecil yang tumpang tindih, aku bagaikan menjantuhkan susunan domino yang tak terlihat. Meski awalnya aku ingin menyembunyikan perasaan ini, tetapi pancaran panas dari perasaanku pun mulai

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *