I Hate U

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Patah Hati, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 27 February 2018

Hai, namaku Handayani Brad Kyano. Aku kelas 10. Gue punya pacar. Namanya Amelia Putri Rahmat. Aku punya temen. Namanya Lala, Dhee dan Alifah. Walaupun nggak punya teman cowok 1 pun. Ya gue ikhlas-ikhlasin aja. Kalian jangan anggap gue playboy ya! Seumur hidup gue tuh nggak ngelakuin yang ‘gitu-gituan’ tau! Oke, kembali ke topik pembicaraan. Mari kita mulai ceritanya.

“Dani, keliling lapangan 2 kali!” perintah Bu Shelly.
“I.. i.. iya buuu” ucapku dengan terpaksa.

“Udah sabar aja bro” ucap Alifa menyemangatiku.
“Makasih ya Fa” ucapku.
Tapi ini memang salahku sendiri sih, pelajaran dimulai jam 7 kok aku sampainya jam 8. Hihihihi.

Setelah keliling aku pergi ke toilet untuk menghilangkan keringat. Setelah itu aku ke kelas. Okey, pelajaran setelah ini adalah Fisika. Pelajaran yang paling kubenci seumur hidupku.

Pak Prana pun masuk ke kelas.
“Selamat pagi anak-anak, hari ini buka halaman 19 dan kerjakan uji kompetensi nomor 1 sampai 50” ucap Pak Prana.
Seluruh isi kelas pun melongo mendengar perkataan Pak Prana.
‘Nomor 1 sampe 50, bagus juga tuh’ kataku dalam hati. Tak tahu apa yang sedang kupikirkan. Mungkin otakku mulai tak waras?

“Hei, bro lamunin apa sih?” tanya Dhee.
“Bukan apa-apa kok” ucapku senyam senyum sendiri.

“Kayaknya lagi ngelamunin Amel nih!” ucap Lala tiba-tiba.
“Iya, bener tuh!” timpal Alifa.
Pipiku langsung memerah.
“Tuh kan bener!” ucap Lala.

“Udah, makan yuk!” ucapku menyela.
“Ah, Dani gitu sih!” ucap Dhee.
“Apaan sih?” ucapku.
Kami pun ke kantin. Setelah itu kami ke kelas. Pak Yana masuk. Ini adalah pelajaran Biologi. Pelajaran kesukaanku.

Pulang sekolah aku menjemput Amel tapi apa yang kutemukan… Dia berpegangan tangan dengan cowok lain. Dan cowok itu juga merangkul Amel. Hatiku pilu dan sedih mengingat apa yang terjadi saat ini. Buru-buru aku pulang. Ketika sampai aku langsung menghapus chat dan nomor telepon dia. Aku benci dia! Bisa-bisanya dia mengkhianatiku. Apakah dia sekejam itu? Ternyata benar, kalau Alifa bilang dia akan mengkhianati siapapun yang menjadi pacarnya jika itu jelek.

Pagi harinya aku memutuskan untuk menyatakan cintaku pada Alifa.
“Lif aku suka sama kamu, ma.. mau nggak ka… ka.. kamu jadi pa.. pa.. pacarku” ucapku gugup.
“Mau kok” dia menjawab.

“Apakah kamu ng.. ng.. nggak akan ngekhianati aku lagi kayak amel dulu?” tanyaku.
“Nggak kok” jawabnya.
“Makasih” ucapku dan memeluknya.
“Sama-sama” ucapnya dan membalas pelukanku.

Aku sadar kalau aku sebenarnya sudah berjodoh dengan Alifa. Di saat umurku 20 tahun aku menikah dengannya dan mempunyai 2 anak.

Tamat

Cerpen Karangan: Sabila Salwa Putri Wahyuhadi
Facebook: Sabila Salwa

Cerpen I Hate U merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Harapan yang Terkubur

Oleh:
Kupakai seragam sekolah dengan nametag Azizah, gesper, dasi, topi, dengan kaos kaki putih serta sepatu hitam. Tak lupa untuk menguncir rambut, aku pun bergegas pergi ke sekolah. Kuhentakkan kaki

Romantic Summer

Oleh:
Kemarau di bulan September. Nayla menutupi kedua wajahnya dengan tangan. Berusaha menepis sinar matahari yang menerangi wajahnya. Sejujurnya dia paling tidak suka dengan cuaca panas seekstrim ini. Selain membuat

Salut D’Amour

Oleh:
Aku memandang ke luar jendela sejak pulang sekolah tadi. Memandangi hujan yang mengguyur Bumi hari ini membuat hatiku sedikit lega. Ya, rasanya dingin, tentram, menyejukkan, menyegarkan. Rasanya kedongkolanku hari

Jumat Kliwon

Oleh:
Rembulan malam bersinar remang “An katam gak lo?” Tanya Deni memecahkan keheningan malam “katam donk Andi gitu!” jawab Andi dengan begitu sombong. Saat Andi dan Deni asik berbicara tiba-tiba

Sempat Bicara

Oleh:
Hallo, Bandung hujan lagi, siang-siang. Macet dimana-mana, pengemis di jalanan makin banyak, air got membludak, sampahnya keluar kemana-mana. Entah kenapa saya suka memperhatikan semuanya dari dalam mobil. Di luar,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *