Kamu Yang Terindah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 4 February 2016

Aku Syahdu, ini hanyalah sepenggal dari kisah yang ada dalam hidupku, jendela terbuka, sinar mentari pun menerpa. Sudah pagi. Suara-suara dari luar sana, ibu-ibu memilah sayuran di jalan dekat rumahku. Gelak tawa anak-anak memakai seragam merah putih berlarian menuju sekolahnya. Aku masih di tempat tidurku. Mengerjapkan mata yang masih susah terbuka. Ku mulai rutinitasku, mandi, sarapan, dan berangkat sekolah. Sekolahku memang sedikit jauh, tapi setiap pagi ada yang menjemputku dengan senyuman di balik pintu depan rumah. Dia Ifand orang yang selalu memberikan perhatian untukku. Entah mengapa.

“Bunda, Syahdu berangkat dulu yah, tuh Ifand udah jemput,” ucapku pada bunda yang selalu menemaniku menghabiskan sarapan yang ia hidangkan. “iya, hati-hati” jawabnya bunda.

“sorry, lama, hehehe” ucapku pada Ifand sambil naik ke motornya.
“iya, gak apa-apa kok.” Jawab Ifand dengan senyumnya. Dan saat itulah, aku suka dia.

“kamu duluan aja, aku parkir motor dulu” ucap Ifand.
“oke!” aku melangkahkan kakiku menuju kelas, dan brug!! Buku yang kubawa berjatuhan di lantai.
“Syahdu, sorry yah. Gue gak lihat lo bawa buku. Maaf.. Maaf banget yahh!” Ucapnya Deny sambil membantuku membereskan buku-buku. “gak apa-apa kok Den” jawabku sambil membereskan buku-buku yang berjatuhan. Dia Deny, orang yang selalu mendekatiku, aku salut pada perhatiannya. Tapi sayang, hati manusia gak bisa diatur dan cinta nggak bisa ditikung sana-sini.

Lalu, aku ke kantin. Sampai di kantin aku melihat Ifand bersama Vina, aku merasa hal berbeda. Sedih, marah tak terungkapkan. Aku sesak, aku cemburu. Aku mendekati mereka yang bercanda dan tertawa. Tanpa berpikir panjang aku duduk di antara mereka, “permisi”
“kamu kenapa sih?” tanya Ifand. “kamu yang kenapa, tiba-tiba cuek? Terus berdua-duaan lagi sama Vina” jawabku.
“ya tadi kamu berdua-duaan juga sama Deny” jawab Ifand.
“dia cuma bantuin aku beresin buku” ucapku sambil memasang muka jutek.

“ya udah, aku sama Vina juga cuma duduk-duduk doang, nggak lebih, terus apa masalahnya?” Tanya Ifand.
“ya aku cemburu.” Jawab aku tanpa berpikir panjang lagi. Malu. Aku berniat untuk berdiri dan meninggalkan tempat itu. Tapi tangan Ifand menahanku, “aku sayang kamu Syahdu.” Ucap Ifand. “kamu mau kan jadi orang spesial di hidupku?” ucap Ifand sambil menyubit pipiku yang cemburu padanya.
“aku mau.” jawabku dengan hati yang sangat gugup. Hari ini aku bahagia, hal terindah itu jadi milikku. Meski aku tahu, di balik dinding itu, ada yang termenung menangisiku, Deny.

Cerpen Karangan: Lilis Sholihat

Cerpen Kamu Yang Terindah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sepuluh Juta Rupiah

Oleh:
“Nilai Sepuluh juta rupiah pernah ku ingat dari acara Televisi, talkshow, yang dibawakan Helmy Yahya pakai janggut dan memberi uang sebanyak itu pada orang miskin di jalan yang ditemuinya.

Dreamer

Oleh:
Aku sadar sekarang, gak semua harapan bisa sesuai dengan yang kita mau iya kan? Aku seorang pemimpi, ya, walau aku tau mimpi tanpa usaha takkan berhasil. Ada beberapa pengalaman

Teman Menjadi Pengkhianat

Oleh:
“Non Angel, bangun non sudah pagi waktunya berangkat sekolah” kata bibi yang berusaha membangunkanku “Oh, iya bi” kataku Aku mandi dengan air hangat yang sudah menjadi tradisi ku setiap

Berharap Dengannya

Oleh:
Saat di kelas. “Mir..” ujar Rifki sambil berlari menghampiri tempat dudukku. “Apa Rif?” jawabku berhenti menulis. “Kita kan disuruh bikin kelompok. Kamu kelompoknya sama Rika yah. Aku sama Nia

Maafkan Aku (Part 1)

Oleh:
Cerita ini tentang persahabatan, persahabatan yang dimulai saat kami masih SMU tepatnya di Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur, sebuah kota nan indah yang dibelah oleh sungai Mahakam. Begini ceritanya..

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *