Secret Admirer

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 16 January 2018

Mengagumimu adalah sebuah anugerah indah yang diberikan tuhan padaku, lewat dirimu aku mengerti arti indahnya cinta, lewat dirimu pula kujajaki selangkah demi selangkah jalan yang berbatu.. Tajam dan menusuk. Kamu adalah alasanku tersenyum meski kamu pula alasanku menangis.

“Kamu itu yah jalan liat liat dong maen nabrak aja” bentak reza
“Maaf reza aku gak sengaja” aku sesengukan menangis di depan reza, cowok populer di sekolah yang pagi ini tanpa sengaja bertabrakan denganku
“Yah dia nangis lagi” dengus reza kesal.

Tak tahan dengan perlakuan reza aku pun segera pergi namun tanganku ditahan oleh reza “Tunggu dulu, ini tissue buat lo. Gua gak setega itu liat cewek nangis” sembari menyodorkan tissue padaku, aku yang matanya masih sembab terpaku menatap laki laki yang aku suka sejak smp, namun segera kutepis bayangan wajahnya yang membuatku pilu.

“Ehh dia malah bengong, apa harus gua yang ngelap air mata lo” kata reza, aku segera pergi menuju belakang sekolah tempat favoritku untuk menyendiri, di sana aku dapat menangis sepuasnya meluapkan semuanya pada keheningan tanpa ada satu pun orang yang ada di sana

“Lo itu kenapa sih za, lo yang buat gua ngerasa melayang tapi lo juga yang menghempaskan gue sampai ke dasar paling bawah, lo gak tau tersiksanya mencintai lo dalam diam” aku menangis menumpahkan semua kesedihan yang sudah memuncak.

Siang ini sepulang sekolah aku melihatmu bersama dia, kau nampak bahagia. Apa kau tahu aku iri pada setiap orang yang dekat denganmu, aku ingin jadi bagian dalam hidupmu namun itu menjadi sebuah ketidakmungkinan. Tak peduli rasa sakit ini karena bagiku rasa sakit ini adalah harga yang pantas yang harus kubayar atas perasaanku padamu, kau itu ilusi yang diciptakan hatiku sendiri, bukan objek nyata yang dapat kurengkuh.

“Tiaraaaaa… ”
Kuhentikan langkahku saat sedang menunggu angkot di halte, kulihat seorang laki laki nampak tergesa gesa menghampiriku “Reza?”

“Hosh.. Hosh.. Hosh duh capek banget ngejar lo tau gak” nafas reza tersengal sengal. Kasian juga nih cowok, segera kuambil botol air minum dari tasku “Nih minum lo haus kan?” “Heheh tau aja kalo gua haus. Cocok dijadiin pacar heheh” senyum tersungging dari bibirnya senyum yang selalu kurindukan. “Apaan sih lo za. Kadang lo bersikap nice banget ke gua tapi habis itu lo buat gua nangis. Gua gak bisa kayak gini za lo gak pernah ngehargain perasaan gua, gua emng orang yang mencintai lo tanpa lo sadarin.” seperti petir di siang bolong aku tak percaya mengatakan semuanya yang telah lama aku pendam selama bertahun tahun, kulihat reza tak kalah terkejutnya dengan pengakuanku.

“Tiara dengerin gua. Gua bukan cowokk yang pandai berkata kata tapi gua akan berusaha setelah ini lo gak akan nangis karena gua, I love you tiara”
“Maksud lo za?”
“Gua udah lama suka sama lo, tapi gua gak punya keberanian ngungkapin perasaan gua, gua akui gua lemah dan bodoh sampai bikin wanita yang gua cintai nangis karena gua”

“Jadi lo juga…”
“Iya.. Dan tadi lo udah ngakuin perasaan lo, buat gua berani ngungkapin perasaan gua juga. Tiara will you be my girlfriend?”
“Iya za gua mau”

Seketika aku merasa dunia berubah lebih indah karena ada kamu dan aku, kabut yang dulu menghiasi hari hariku kini berganti menjadi senja yang indah dan jingganya akan selalu aku rindukan.

Selesai

Cerpen Karangan: Dinda Tiara Gita Sumanda
Facebook: Dindaatiaraa Real Comson Idr

Cerpen Secret Admirer merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Maaf Karena Aku Lebih Pendek Darimu

Oleh:
PTI (Pasukan Terlarang Indonesia) adalah sebuah pasukan rahasia Negara yang menyelidiki berbagai macam persoalan Negara, mengatasnamakan POLISI, TENTARA, ataupun KPK jika mereka dapat menguak sebuah kasus. Anisa berjalan dengan

Gak Bakat

Oleh:
“Gak ngerti Bahasa Indonesia, ya?”, kata Cia marah kepada Riko yang dari tadi terus saja memaksanya untuk menyolder timah pada papan kerja elektronika mereka. “Ayo dong. Kamu kan pinter.

Gimin

Oleh:
Ketika Gimin sedang bermandi keringat menggenjot sepeda berkaratnya, teman-temannya sudah berdoa di dalam kelas. Pak Ahmad pun sudah berada di dalam ruang kelas 5 akan segera memulai pelajaran jam

Peka Dikit Dong

Oleh:
Cahaya mentari telah sedikit menyilaukan mata gadis satu ini. Celshi namanya, seoarang gadis cantik, sederhana dan baik hati meskipun tergolong dari keluarga yang kaya. Dia pelajar SMA kelas X11

Hujan

Oleh:
Aku termenung menatap jauh ke luar jendela yang basah dikarenakan hinggapnya percikan air yang turun dari langit. Tidak ada satu orang pun yang berada di luar saat ini. “Aini”

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *